Workshop Dan Seminar ‘SELARAS’ Perjuangkan Hak Anak

Anak-anak, ibarat wajah dari identitas bangsa, mereka kelak akan menggambarkan segala bentuk pelajaran yang dituangkan orang dewasa kepada mereka.

Anak-anak, ibarat wajah dari identitas bangsa, mereka kelak akan menggambarkan segala bentuk pelajaran yang dituangkan orang dewasa kepada mereka.

PADANG, PADANGTODAY.com-Indonesia dalam beberapa tahun terahir disinyalir merupakan tahun darurat kekerasan anak. Banyak sekali isu mengenai kekerasan terhadap anak di berbagai daerah.

Tahun 2011 saja telah terjadi 2.275 kasus, 887 diantaranya merupakan kasus seksual (Data Komnas Perlindungan Anak Indonesia/KPAI). Hasil pantauan KPAI juga didapat bahwa tahun 2012 telah terjadi 3.871 kasus kekerasan terhadapanak,dan 1.028 diantaranya kekerasan terhadap anak.

Sedangkan tahun 2013 selama bulan Januari-Februari, KPAI memantau sebanyak 919 telah terjadi kasus kekeran terhadap anak, yang diantaranya 216 kasus yang terjadi merupkan kekerasan seksual.

Diperkirakan dari data yang ditemukan maka masih ada 40.000 anak mengalami eksploitasi seksual baik korban trafiking maupun dilacurkan, sekitar 2,5 juta anak korban kekerasanfisik, psikis, seksual maupun sosial, dan 4,5 juta anak dipekerjakan serta tiga juta anak diantaranya melakukan pekerjaan berbahaya di Indonesia, namun kasus ini belum dilaporkan dan tertangani.

Selamatkan dan Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual (Selaras), merupakan aksi yang menilai anak sebagai amanah dari Allah SWT. Sebagai lembaga yang juga sangat memiiki kepedulian kepada nasib anak-anak di seluruh Indonesia, Dompet Dhuafa Singgalang sangat menyadari bahwa nak adalah penerus harapan bangsa. Anak mempunyai peran strategis serta ciri dan sifat khusus yang diharapkan menjamin kelangsungan eksistensi bangsa dan negara di masa depan.

Untuk menyikapi berbagai permasalahan anak yang telah disebut tadi, dibutuhkan suatu strategi pencegahan dan membentuk barisan komunitas untuk membentuk kembali nilai dan norma yang mendasari edukasi dan pencegahan kekerasan seksual anak. Diperlukan juga edukasi bagi orangtua dan guru dalam mendidik anak untuk pencegahan ancaman kekerasan seksual.

Aksi Selaras ini dikemas dalam bentuk seminar guna memberikan pemahaman pada guru dan orang tua agar lebih mengerti pola lingkungan dan tingkah laku berkkenaan dengan anak-anak yang menjurus pada kekerasan seksual. Kegiatan seminar ini akan dilaksanakan sehari penuh, Sabtu, (4/4) mendatang di Palanta Rumah Dinas Walikota Padang, jl. A Yani. Melibatkan berbagai pihak berpengaruh seperti
kepala Dinas Pendidikan Padang, Walikota, Psikolog, Kapolres Padang, Dokter, serta akademisi.

“Pentingnya pencegahan kekerasan pada anak tidak hanya dapat dilakukan oleh anak, namun juga peran orang dewasa disekitarnya dalam memberi edukasi dan arahan yang benar di tengah-tengah hidup bermasyarakat,” Branch Manager Dompet Dhuafa Singgalang, Musfi Yendra memaparkan.

Musfi menambahkan, keluarga dan masyarakat merupakan bagian yang turut penting untuk diberi edukasi karena merekalah yang mampu berperan aktif menjadi pelindung bagi anak-anak itu sendiri.

Untuk turut serta dalam agenda ini, cukup mendaftar lewat sms dengan format (nama_email_no.hp_alamat) yang dikirimkan ke nomor 08116626866. Atau dapat menghubungi nomor telepon (0751) 40098.(nisa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas