WUJUDKAN TANAH DATAR MENUTUP AURAT, ALIANSI PEMUDA GELAR AKSI GEMAR

Fhoto : Aliansi pemuda Tanah Datar yang berisikan dari aKAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia), IMM (Ikatan Mahasiswa Muhamadyah), MPI (Mujahidah Pembela Islam), FMI (Forum Mahasiswa Islam), DEMA IAIN Batusangkar dan LDK IAIN Batusangkar lakukan aksi damai Gemar (Gerakan Menutup Aurat), Minggu (11/03/18) di depan Lapangan Cindua Mato Batusangkar.(ddy)

Tanah Datar. www.padang-today.com,- Aliansi Pemuda Kabupaten Tanah Datar bersama kelompok organisasi mahasiswa lainnya gelar aksi damai mengajak masyarakat untuk tidak membuka aurat, di depan Lapangan Cindua Mato Batusangkar, Minggu (11/03/18).

Selain aksi damai Gemar (Gerakan Menutup Aurat) ini, aliansi pemuda Tanah Datar juga mengelar aksi membagikan 150 lembar hijab, 50 pasang manset dan 80 pasang kaos kaki kepada kaum hawa yang kedapatan tidak memakai hijab.

Aksi damai Gemar ini juga melibatkan KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia), IMM (Ikatan Mahasiswa Muhamadyah), MPI (Mujahidah Pembela Islam), FMI (Forum Mahasiswa Islam), DEMA IAIN Batusangkar dan LDK IAIN Batusangkar.

Dengan membawa spanduk berisikan ajakan untuk memakai hijab, peserta aksipun berorasi yang dikawal beberapa anggota Polres Tanah Datar.

Koordinator aksi Roby Candra kepada www.padang-today.com mengatakan, jika latar belakang digelarnya aksi Gemar ini oleh aliansi pemuda dan organisasi lainnya dilatar belakangi oleh inisiatif dari rekan rekan dari kelompok organisasi mahasiawa IAIN Batusangkar.

Ia menilai, pengaruh zaman di era seperti ini telah banyak memanfaatkan kaum hawa untuk dijadikan icon berbagai kegiatan berbagai bidang, sehingga kaum hawa tersebut rapuh dalam menentukan pilihan.

“Setelah mereka (wanita) dijadikan sebuah subjek dalam sesuatu kegiatan, banyak yang lupa akan syariat syariat Islam seperti melepaskan hijabnya sendiri. Ini yang harus menjadi pwrhatian kita bersama,” ucap mahasiswa semester akhir IAIN Batusangkar ini.

Khusus untuk Kabupaten Tanah Datar ini, ucap Roby hal ini tidak boleh terjadi, sehingga akan merusak aqidah masyarakat itu sendiri.

“Kita harapkan kepada pemerintah untuk serius mewujudkan Tanah Datar menjadi daerah Menutup Aurat. Walaupun ini hanya sebuah gerakan kecil, tapi jadikanlah untuk kesadaran kita bersama sama jika para calon bundo kanduang di Tanah Datar ini malu untuk tidak berhijab,” tegas Roby.

Sementara itu, Wakil Ketua Mujahidah Pembela Islam (MPI) Kabupaten Tanah Datar, Randa Rinanjal mengatakan jika dengan adanya aksi damai ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk lebih menghargai budaya timur dibandingkan budaya barat yang saat ini sudah masuk melalui teknologi dan perkembangan zaman.

“Mari menjaga kehormatan dengan berhijab, dan kami minta peranan orang tua lebih ditingkatkan kepada anak anak kita, khusunya kaum hawa untuk dapat menjaga kehormatannya dengan berhijab sejak dini,” tutur Randa.

Ulasnya, cita – cita masyarakat Tanah Datar dan Pemerintah Tanah Datar adalah Generasi menutup aurat. “Ayo kita sebagai masyarakat minang melaksanakan adat ABS/SBK dan kita gerakan masyarakat untuk menjadikan kota Batusangkar kota menutup aurat,” terangnya.(ddy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*