Wushu Limapuluh Kota Optimis, 3 Atlet Nasional Perkuat Kontingen

Wushu Limapuluh Kota Optimis, 3 Atlet Nasional Perkuat Kontingen

Wushu Limapuluh Kota Optimis, 3 Atlet Nasional Perkuat Kontingen. Foto ilustrasi.

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Cabang olahraga andalan KONI Kabupaten Limapuluh Kota untuk mendulang medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar ke-XV di Padang Pariaman, 16-25 November nanti, pengurus cabang olahraga Wushu Indonesia (WI) Limapuluh Kota mengatakan, kontingennya bakal diperkuat tiga atlet nasional.

Atlet-atlet nasional itu adalah Mafran Saputra yang pada PON di Jawa Barat 2016 lalu menjadi bagian atlet Tuah Sakato dan lolos sampai ke babak 8 besar. Selanjutnya ada Bayu Novendra dan Jordi Pratama yang merupakan atlet Pelatnas.

“Ya, ketiga atlet tersebut akan memperkuat tim wushu Limapuluh Kota untuk tampil pada Porprov 2018 nanti,” kata Ketua Pengrus Cabang WI Limapuluh Kota, Medi Santoso, Senin (8/10/2018).

Dikatakannya, untuk tampil pada kejuaraan multi event terbesar Sumbar tersebut, pihaknya menyiapkan sebanyak 15 atlet yang saat ini terus mematangkan persiapan. Pada Porprov ke-XIV di Padang 2016 lalu, WI Limapuluh Kota sukses menyumbangkan tiga medali emas.

“Kalau target tentunya lebih dari tiga. Mudah-mudahan bisa enam, ukurannya tentu bisa dilihat dari latihan, mudah-mudahan target ini bisa dicapai,” terangnya.

Bicara pesaing, Medi Santoso menyebut Kota Padang yang dinilainya memiliki kekuatan yang cukup baik, terutama pada kelompok seni atau taulo.

“Kalau santa (kategori tarung) rata-rata. Istilahnya kemampuan setiap daerah cukup merata, tapi memang ada yang cukup menonjol seperti Padang Pariaman, Padang, Sawahlunto, dan kita sendiri Limapuluh Kota. Itu memang selalu bersaing dan menjadi sorotan di setiap kejuaran,” katanya.

Diakuinya, dalam melakukan persiapan jelang Porprov 2018 ini, persiapan atletnya cukup terganggu karena harus berbagi tempat latihan dengan cabang olahraga lain. Karena itu, WI Limapuluh Kota berencana melakukan training center (TC) dengan menginapkan atlet.

“Rencana kami, untuk TC dan menginapkan atlet paling lama 20 hari sebelum hari H,” pungkasnya.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas