YLKI Anggap Pemerintah Tidak Serius Dalam Lindungi Hak Konsumen

Ilustrasi konsumen.

Ilustrasi konsumen.

Advertisements

Jakarta, PADANGTODAY.COM-Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menganggap pemerintah selama ini tidak serius melindungi hak-hak konsumen. Temuan produk-produk yang tidak layak di Jakarta akhir-akhir ini merupakan cerminan tidak konsistennya pemerintah mengawal distribusi berbagai produk yang dijual di ibu kota.

“Mestinya pemerintah konsisten, menggunakan jaringan yang ada seperti Satpol PP atau petugas polisi. Mestinya tidak ada alasan kekurangan petugas atau sumber daya dalam mengawasi produk yang dijual ke masyarakat,” sebut Tulus, Kamis (2/4) sore.

Produk-produk tidak layak, menurut Tulus, tak hanya dijual di Jakarta saja. Barang-barang itu sebenarnya juga kemungkinan dijual di sejumlah kota yang berpenduduk padat, terutama sejumlah kota besar yang ada di pulau Jawa.

Untuk itu, masyarakat harus ikut dilibatkan untuk melakukan pengawasan terhadap bisnis maupun produk yang mencurigakan.

“Masyarakat sebaiknya juga ikut mengawasi. Bagaimanapun, pengawasan pemerintah masih lemah karena bisa saja sengaja ada oknum yang melindungi bisnis itu,” cetus Tulus.

Menurutnya, pemerintah juga harus mendorong masyarakat untuk ikut berkontribusi. Salah satu caranya adalah dengan memberi penghargaan pada setiap warga yang ikut mengawasi.

“Di China, kalau warganya melaporkan ada susu kedaluarsa yang dijual ke pasaran, pemerintah sana akan memberi hadiah susu pada warga yang melaporkan itu sebanyak susu kadaluarsa yang ditemukannya,” ungkap Tulus.

(af/mms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*