1 Muharam, Payakumbuh Gelar Lomba Kreatifitas Agama

Sekdako Benni Warlis buka kegiatan Lomba Kreatifitas agama dan kemasyarakatan sebagai momentum menyambut 1 Muharram 1437 H

Sekdako Benni Warlis buka kegiatan Lomba Kreatifitas agama dan kemasyarakatan sebagai momentum menyambut 1 Muharram 1437 H

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Sambut peringatan Tahun Baru Hijriah 1437, Pemko  Payakumbuh kembali menggelar berbagai lomba berbasis Islami  dan kebudayaan nagari. Jika tahun lalu, pemko melaksanakan Pekan Remaja Islam, namun tahun ini berganti nama Lomba Kreatifitas Agama dan Kemasyarakatan (LKAK). Wujudnya, tetap meningkatkan syiar agama dan budaya alam Minangkabau.

Kegiatan LKAK melibatkan 500-an peserta dari pelajar SLTP/SLTA dan anak nagari itu,  dibuka Walikota Payakumbuh diwakili Sekdako h. Benni Warlis, MM, di lapangan Basket GOR M. Yamin, Kubu Gadang, Sabtu (10/10). Kegiatan ini akan berlangsung selama sepekan penuh, hingga  16 Oktober mendatang.

Pembukaan kegiatan menyambut 1 Muharam itu,  berlangsung cukup meriah. Seluruh peserta tampail dengan atribut yang berwarna warni.  Dari jajaran pemko juga hadir Ketua DPRD YB. Dt. Parmato Alam, Kakan Kemenag Asra Faber, Ketua TP PKK Henny Riza Falepi, serta pimpinan SKPD, Kabag Kesra Davitra. Selain itu juga hadir Wakil Ketua LKAAM EJ Dt. Tan Mamat Nan Kayo, serta pengurus KAN dari 8 nagari.

Sekdako Benni Warlis dalam sambutannya,  menyampaikan, penyambutan tahun baru Hijriah bukan sekedar pergantian tahun. Namun, merupakan  sebagai titik evaluasi bagi setiap umat Islam di dunia dalam menimbang amal dan dosa-dosanya.

Sekdako mengajak umat Islam di Payakumbuh, menjadikan   awal tahun Haijriah, sebagai  momentum untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.  Nabi mencontohkan, hijrah yanag dilakukannya bersama para sahabat, bagian dari perubahan,  dari yang buruk kepada  yang lebih  baik, untuk mencapai ketaatan kepada Allah Sang Maha Pencipta.

Problematika yang terjadi dikalangan masyarakat saat ini, tambah Sekda, merupakan salah satu akibat dari jauhnya diri masyarakat dari jalan dan aturan yang telah ditetapkan Agama. “Masalah ini harus menjadi fokus kita bersama. Salah satu caranya dengan mendekatkan diri  kepada Agama dan Adat Istiadat Minangkabau.

Sementara itu, Ketua DPRD Payakumbuh YB. Dt. Parmato Alam, memberikan apresiasi kepada pemko dan berharap kegiatan ini dapat berlangsung setiap tahun. DPRD, katanya, akan memberikan dukungan penuh,  dalam mewujudkan visi dan misi kepala daerah dalam mewujudkan Payakumbuh yang religius berbasis adat basandi syarak, dan syarak basandi kitabullah.

Kepala Bagian Kesra Setdako Payakumbuh Defitra, S.Sos, M.Si selaku ketua panitia, melaporkan,  kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan motivasi masyarakat di Kota Payakumbuh terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan dan adat istiadat.

Makanya, kegiatan yang diadakan, berupa   13 kategori lomba. Masing-masing Busana Muslim yang diikuti oleh siswa/i SMP dan SMA, Bintang Kasidah diikuti siswa/i SMP dan SMA, Penyelenggaran Jenazah diikuti siswa/i TPQ dan TPSQ,  Khotbah Jum’at diikuti siswa/i SMA, Puisi Islam diikuti siswa/i SMP dan SMA, Syarhil Quran diikuti oleh siswa/i SMA.

Lomba lainnya, cerdas cermat tingkat SLTA, kasidah rebana, Asmaul Husna. Sedangkanm, lomba  hafalan surat Yasin hanya diikuti oleh lansia dan kelompok yasin kelurahan.   Berikutnya, juga ada Lomba Shalawat yang  diikuti oleh masyarakat umum. Sedangkan di bidang kebudayaan,  panitia mengadakan lomba baju adat lombak ompek lomba pidato adat sambah siriah.

Kegiatan LKAK  yang dipusatkan di GOR Kubu Dagang itu,  berlangsung siang dan malam. Untuk kegiatan di malam hari, lebih bersifat hiburan seperti Kasidah Rebana dan Bintang Kasidah tingkat Sekolah. Mudah-mudahan, LKAK akan memotivasi warga untuk menggali budaya Islam dan budaya Minangkabau, harap Davitra.(rel/dod)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*