15 Februari 2017, Pilkada Payakumbuh Dihelat, KPU Siapkan Aturan dan Jadwal

Hetta Manbayu Ketua KPU Payakumbuh

Hetta Manbayu Ketua KPU Payakumbuh

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Komisi Pemilihan Umum RI telah mengambil keputusan bahwa pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2017 dilaksanakan 15 Februari 2017. KPU memutuskan pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta walikota dan wakil walikota serentak tahun 2017 pada hari Rabu tanggal 15 Februari 2017.

Hal ini dikatakan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Payakumbuh Hetta Manbayu SH di kantornya, Jumat (11/3/2016). Sementara, untuk jadwal per tahapan sampai hari ini masih digodok dan disempurnakan di KPU Pusat.

Total daerah yang akan menyelenggarakan pilkada berjumlah 101 daerah, yang terdiri dari 7 provinsi, 18 kota, dan 76 kabupaten. Daerah tersebut yang akhir masa jabatan kepala daerahnya berakhir bulan Juli 2016 sampai dengan Desember 2017.

Untuk Sumatera Barat, dikatakan oleh Hetta Manbayu, pria kelahiran 22 September 1973 yang lulusan Fakutas Hukum Universitas Andalas Padang tahun 1998 ini, bahwa dua kabupaten dan kota; Kepulauan Mentawai dan Payakumbuh akan menghelat alek demokrasi tersebut.

Pilkada Serentak jilid II pada tanggal 15 Februari 2017 nanti, menurut draf Peraturan KPU-RI, tahap pertama yang akan dilaksanakan oleh lembaganya adalah akan merekrut PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan PPS (Panitia Pemungutan Suara) pada tanggal 16 Juni-15 Juli.

Lalu, pendaftaran calon perseorangan pada tanggal 1-8 Agustus. Pendaftaran paslon ke KPUD pada 13 September 2016. Tahapan lainnya, pencocokan serta penelitian (Coklit) data pemilih pada tanggal 25 September sampai 24 Oktober 2016.

Penetapan DPT (Daftar Pemilih Tetap) pada 5-6 Desember 2016. Adapun untuk penetapan Paslon oleh KPUD pada tanggal 11 Oktober 2016 dilanjutkan dengan tahapan masa kampanye pada tanggal 14 Oktober sampai  2016 sampai 11 Februari 2017 katanya menerangkan. Masa tenang 12- 14 Februari 2017, dilanjutkan sehari berikutnya pada 15 Februari 2017 sebagai hari puncak dari tahapan Pilkada; pencoblosan dilanjutkan hitung suara.

“Namun demikian, ini baru draf atau gambaran awal. Kita tunggu pengesahan dengan terbitnya Peraturan KPU mengenai jadwal ini,” ujar warga Daya Bangun Payakumbuh Barat ini.

Alek demokrasi di Kota Payakumbuh dipercaya menjadi sentra perhatian masyarakat Sumatera Barat dan nasional. Sebab, sejak lama kota ini menjadi barometer demokrasi yang ada.

Kini, banyak bakal calon yang telah bermunculan. Termasuk incumbent yang sedang duduk di kursi BA 1 M dan BA 5 M. Soal ini, Koordinator LSM Aliansi Masyarakat Peduli Rakyat (Ampera) Sumatera Barat, Dr (HC) Syawaluddin Ayub berpesan agar masyarakat pemilih awas dan mengenal secara utuh calon kepala daerah, agar tidak ada penyesalan.

“Biasanya, masyarakat merasa ada yang salah setelah memilih berdasarkan pandangan sesaat saja. Makanya, berhati-hatilah, pelajari trackrecord yang akan dipilih. Pilih, setelah kita tahu kemana arah pembangunan dilakukan setelah terpilih. Makanya, pelajari visi dan misi masing-masing para calon!” pesan Doktor Honoris Causa Northern California University ini.(dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*