3 Ranperda Ditolak, 6 Ranperda Disetujui DPRD Kota Payakumbuh

Wakil Ketua DPRD Payakumbuh H. Wilman Singkuan ketika memimpin rapat paripurna 9 ranperda

Wakil Ketua DPRD Payakumbuh H. Wilman Singkuan ketika memimpin rapat paripurna 9 ranperda

Advertisements
Pimpinan DPRD Kota Payakumbuh Suparman dan H. Wilman Singkuan didampingi Kabag Risalah Afridol ketika paripurna internal

Pimpinan DPRD Kota Payakumbuh Suparman dan H. Wilman Singkuan didampingi Kabag Risalah Afridol ketika paripurna internal

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Meskipun ketok palu 9 ranperda ditetapkan Senin (20/4) mendatang, namun sudah dapat dipastikan, sebanyak 6 dari  9 ranperda dapat disetujui masing-masing fraksi yang ada di DPRD.

Kinerja anggota panitia khusus (Pansus) DPRD bekerja sungguh-sungguh, setelah melalui mekanisme pembahasan secara maraton dan cukup alot, akhirnya 8 fraksi di DPRD Kota Payakumbuh menyampaikan pendapat untuk menyetujui dan mensyahkan 6 ranperda dari 9 ranperda yang diajukan eksekutif bulan Februari lalu.

Pendapat 8 fraksi disampaikan pada rapat paripurna DPRD Kota Payakumbuh, Kamis (16/4) di aula DPRD setempat, mayoritas fraksi-fraksi memberikan catatan penting untuk perbaikan dan penyempurnaan naskah ranperda sesuai rekomendasi Pansus 1, 2, dan 3.

Delapan Fraksi yang menyampaikan pendapat akhir adalah F.Partai Golkar (Hendri Wanto), F.PKS (Nasrul), F.P.Demokrat (Adi Suryatama), F.PAN (Chandra Setipon), F.Gerindra (Mawi Etek Arianto), F.PPP (Edward DF), F.Bintang Nasdem (Syafrizal) dan F.PDI-P Hanura (Aribus Madri).

Ke-6 Ranperda dimaksud adalah Ranperda Tentang SOTK, Ranperda Tentang Capil, Ranperda Tentang BUMD, Ranperda Tentang Penyelenggaraan LLAJ, Ranperda Tentang Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor dan Ranperda Tentang Kawasan Tanpa Rokok.

Selanjutnya, Senin (20/4), akan dilaksanakan rapat paripurna pengambilan keputusan DPRD yang didahului dengan pembacaan laporan hasil pembicaraan tingkat II oleh juru bicara DPRD yang dipercayakan pada Mawi Etek Arianto (sekretaris fraksi Partai Gerindra).

Fraksi Bintang NasDem melalui juru bicaranya, Syafrizal kepada sejumlah wartyawan di kantor DPRD setempat usai penyampain fraksi-fraksi, Kamis (16/4), menyebutkan, bahwa 6 ranperda tersebut harus mengakomodir catatan penting yang disampaikan oleh Pansus.1,2,3 DPRD Kota Payakumbuh.

Sepanjang memenuhi aspek yuridis, filosofis dan sosiologis serta bersifat peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Payakumbuh, tidak bertentangan dengan norma agama, adat dan budaya, pada prinsipnya kami dapat menerima 6 Ranperda ditetapkan sebagai Perda Kota Payakumbuh tahun 2015 ini.

Catatan penting diberikan untuk Ranperda tentang SOTK, kiranya struktur tekhnis tidak berada dibawah Sekretariat Daerah, penambahan asisten dan staf ahli tetap memperhitungkan beban kerja, kelayakan struktur untuk sebuah kota sedang,  dan kemampuan keuangan daerah.

Sedangkan catatan untuk Ranperda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) adalah, bahwa Pemko Payakumbuh wajib menyediakan anggaran kepemudaan minimal 1% dari APBD setiap tahun, sebagai imbas dilarangnya sponsor/iklan rokok dalam kegiatan kepemudaan.

Fraksi Bintang Nasdem yang beranggotakan Ismet Harius, Alex Wijaya, Ahmad Ridha dan Syafrizal belum dapat menerima 3 ranperda karena belum memenuhi aspek yuridis, filosofis dan sosiologis serta masih bertentangan dengan regulasi yang berlaku, yaitu Ranperda tentang IMB, Ranperda tentang Penggabungan Kelurahan, Ranperda tentang Pengelolaan Area Pasar. 3 Buah Ranperda dikembalikan kepada Pemerintah Kota Payakumbuh untuk dilakukan perbaikan dan penyempurnaan.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*