Pol PP Tertibkan Balapan Liar di PDIKM

Balapan liarPadangpanjang—Menyikapi keresahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat akibat makin maraknya aksi balapan liar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padangpanjang kerahkan personil guna melakukan penertiban dan pembinaan.

Advertisements

Kasat Pol PP Padangpanjang, Joni Aldo mengatakan penertiban terhadap aksi balapan liar yang didominasi remaja usia sekolah tersebut, berkaitan dengan penegakkan Peraturan Daerah (Perda) tentang kententraman dan ketertiban umum (Trantibum). Kebisingan yang ditimbulkan aksi balapan tersebut, disebutkannya sangat mengganggu kegiatan masyarakat seperti penyelenggaraan ibadah di masjid, mushalla atau pun di rumah kediaman warga.

Setidaknya upaya yang dilakukan personil satuan penegak Perda tersebut, selain mewujudkan trantibum juga mengatisipasi terjadinya risiko kecelakaan yang dapat membahayakan si pengendara dan pengguna jalan lainnya. Selain membubarkan aksi tersebut, personil Satpol PP juga diarahkan untuk memberikan pembinaan di tempat terhadap pembalap liar.

“Penertiban aksi balapan liar ini sangat berkaitan dengan Perda Trantibum. Karena itu salah satu upaya kami, yakni dengan cara membubarkan aksi dan memberikan nasihat kepada mereka yang pada umumnya masih dalam usia sekolah,” tutur Joni kepada Padangtoday, pagi ini.

Berdasarkan laporan masyarakat yang dihimpun Satpol PP, setidaknya terdapat 3 lokasi yang kerap dibisingkan suara kenalpot kendaraan bermotor dari aksi balapan liar. Masing-masing dikatakannya kerap terjadi di Jalan Lingkar Selatan Kotokatiak, seputaran PDIKM dan Jalan H Agus Salim. Tiga lokasi ini beberapa waktu belakangan dipantau ketat personil Satpol PP guna memastikan tidak digunakan sebagai arena balapan liar.

”Setiap sore dan malam, pihak kami berpatroli dikawasan tersebut. Jika terlihat ada tanda kerumunan anak-anak dengan motor racing akan melakukan balapan liar, langsung dibubarkan dan memberikan pengarahan akan risiko serta pelanggaran yang timbul akibat aksi mereka,” kata Joni.

Meski secara satuan Pol PP telah membentuk regu operasional yang melakukan patroli hingga ke setiap sudut kota untuk memantau berbagai tindak pelanggaran terhadap Perda, namun dikatakannya sangat pentin adanya peranan masyarakat di lingkungan sekitar.

“Tidak hanya peran pemerintah dalam hal ini Pol PP dan intansi vertikal seperti Sat Lantas, namun masyarakat secara umum dan orangtua khususnya harus peduli terhadap ketentraman lingkungan masing-masing. Terutama terhadap aksi balapan liar, orangtua diimbau untuk mengawasi perilaku putra mereka dalam penggunaan kendaraan bermotor,” pungkas Joni. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*