Pembangun Fisik Program PNPM MP di Agam Capai 50 Persen

Petugas meninjau hasil pengerjaan pembangunan jalan dari program PNPM-MP.

Bupati meninjau hasil pengerjaan pembangunan jalan dari program PNPM-MP.

AGAM, PADANGTODAY.COM -Hingga 9 Agustus 2014, Realisasi kegiatan fisik Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) di 15 kecamatan se-Kabupaten Agam, sudah mencapai 49,41 persen.

“Untuk realisasi keuangan PNPM-MP juga sudah mencapai 50,8 persen, ini berdasarkan laporan dari konsultan PNPM dilapangan,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahaan Nagari (BPMPN) Kabupaten Agam Welfizar di Lubukbasung, Selasa (12/8).

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya terus manfasilitasi jalannya kegiatan dilapangan dana ini akan disalurkan melalui bantuan langsung masyarakat (BLM) sekitar Rp28,900 miliar dari APBN Pemerintah Pusat dan pendamping yang dianggarkan Pemkab Agam.

“Ini dimanfaatkan untuk 163 kegiatan fisik yakni, peningkatan jalan, pembuatan jembatan, pembangunan gedung sekolah, pembuatan prasarana umum dan lainnya,” katanya.

Sementara itu, Vila Erdi Kabid PNPM menambahkan, terkait dengan adanya pemotongan alokasi dana PNPM dari APBN sebesar 11,8 persen dari total alokasi merupakan kebijakan pemerintah pusat dalam penghematan APBN di kementrian. Pemotongan tersebut ditegaskan melalui Intruksi Presiden No. 4 tahun 2014 tentang langkah-langkah penghematan dimaksud.

“Ini telah ditindak lanjuti oleh Pemkab Agam dimana Bupati Agam Indra Catri meminta BPMPN Kabupaten Agam segera melakukan rasionalisasi beberapa tahapan dan program penyesuaian,” imbuhnya.

Hal itu telah dilakukan di Kecamatan Baso dan Kecamatan Sungai Pua. Sementara Kecamatan Tanjung Mutiara dan kecamatan lainnya dalam proses melakukan rapat kelembagaan.

“Ini tidak ada masalah karna alternatif beberapa kecamatan tidak begitulah cukup tinggi pengurangan volume dan itu cukup dipahami oleh masyarakat,” jelasnya. (*/martunis)

Lewat ke baris perkakas