86 Breaker Sumbar Ikut Ujian Negara Muslim Kasim: Radion Amatir Radio Berperan Strategis Salurkan Informasi

Muslim Kasim.

Muslim Kasim.

Padang, PADANGTODAY.com-Sedikitnya 86 breaker atau pengguna radio amatir di Sumatera Barat ikut Ujian Nasional Radio Amatir (Unar), yang diselenggarakan oleh Organisasi Amatir Radio Indonesia atas fasilitasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Ujian Nasional Radio Amatir (Unar) di Sumatera Barat berlangsung di dua tempat yakni Hotel Daima dan Pasaman Timur, Minggu (23/11) tersebut dihadiri oleh, Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim serta sejumlah pengurus ORARI Daerah Sumbar diantaranya Martinus Efendi.

Wagub Sumbar, Muslim Kasim selaku Ketua ORARI Daerah Sumbar dalam sambutannya pada acara tersebut mengungkapkan, pihaknya mendukung kegiatan tersebut karena dapat memberikan dampak positif dalam menunjang tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan masyarakat di Ranah Minang secara baik. Dimana dengan dilakukanya Unar tersebut, pengguna radio amatir dapat memiliki legalitas.

Dikatakan, peranan Radia Amatir dalam menunjang tugas kemanusian dan kemasyarakatan memang sangat diperlukan, sehingga bermafaat dalam penyaluran informasi tentang berbagai peristiwa marabahaya, bencana alam dan kebakaran, puting beliung, longsor, atau musibah dan peristiwa penting lainnya. Sehingga kabar ini bisa dengan cepat tersebar kepada masyarakat dan pihak-pihak berwenang.

Muslim Kasim berharap, segenap peserta yang mengikuti Unar tersebut dapat berhasil dan lulus, sehingga pada saatnya dapat memiliki legalitas penguna Amatir Radio (ORARI) yang berlaku secara nasional dan diakui secara sah.

Ia berharap peserta Unar disamping sukses mengikutinya juga dapat berperilaku baik dalam melaksanakan kegiatan amatir radio, agar selanjut­nya dapat menjunjung tinggi etika komunikasi dan menjaga agar peng­guna spektrum frekwensi radio se­suai dengan peruntukannya.

Dia menambahkan,” Saya sangat bersyukur peserta Unar di Sumbar yang juga diikuti oleh 86 orang peserta yang terbagi pada tiga tingkatan, diantaranya; tingkat Siaga (Baru), tingkat Penggalang (kenaikan pangkat), dan tingkat Penegak (Yengki Bravo). Adapun materi yang diujikan diantaranya Pancasila, QSO (peraturan radio), teknik radio, morse dan Bahasa Inggris,” ucapnya.

“Orari harus tetap semangat dan optimis, bahwa apa yang telah dicapai selamai ini telah mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Mudah-mudahan ORARI Daerah Sumbar semakin hari semakin besar dan semakin bermanfaat untuk masyarakat. Sehingga ORARI menjadi bagian penting untuk masyarakat dan pembangunan Ranah Minang.

“Kemudian, perlu kita sadari di dalam penyelenggaraan Organisasi ORARI ini tidak semudah seperti di lingkungan pekerjaan rumah tangga yang kesehariannya harus tunduk pada aturan yang sudah ditentukan. Sedakan ORARI memiliki karakteristik berbeda dalam mengelola organisasi. Kita berharap melalui momentum UNAR ini, ORARI Daerah Sumbar semakin eksis,” tukas Muslim Kasim.(can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*