Adenda Putra Ketua IPNU, Safni Yuli Harnita Ketua IPPNU Kabupaten Sijunjung Masa Khidmat 2015-2017

Logo IPNU-IPPNU.

Logo IPNU-IPPNU.

Sijunjung, PADANGTODAY.com-Adenda Putra terpilih sebagai Ketua Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) dan Safni Yuli Harnita sebagai Ketua Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Kabupaten Sijunjung masa khidmat 2015-2017. Keduanya terpilih pada Konferensi Cabang (Konfercab) IPNU dan IPPNU Kabupaten Sijunjung yang diadakan pada Rabu (4/3/2015), bertempat di Sekretariatan PCNU Kabupaten Sijunjung.

Adenda Putra didampingi Sekretaris Rahmatul Kudus, bendahara Jefrizal Mahendra dan sejumlah pengurus lainnya. Sedangkan Safni Yuli Harnita didampingi pula Sekretaris Suharmi Yarti, Bendahara Daflani Ladeta dan pengurus lainnya.

Adenda Putra dan Safni Yuli sepakat akan mengembangkan IPNU dan IPPNU di Kabupaten Sijunjung. “Sebagai pengurus baru, kami prioritaskan konsolidasi organisasi. Apa yang menjadi prioritas nantinya selalu dikonsultasikan dengan orang tua kami, yakni Nahdlatul Ulama dan senior lainnya,” kata Adenda yang diamini Safni.

Ketua PC Nahdlatul Ulama Kabupaten Sijunjung Buya Bustamam Habib, S.Pd.I, M.Pd pada pembukaan Konfercab IPNU dan IPPNU menyampaikan sekarang negeri ini tengah menghadapi darurat narkoba. Dimana-mana korban narkoba terus berjatuhan.

“Ironisnya, peredaran narkoba tidak hanya dikalangan orang dewasa. Tapi anak-anak pelajar juga menjadi sasaran narkoba. Padahal pelajar adalah generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan estafet pembangunan bangsa ke depan. Untuk itu, Pengurus Cabang IPNU dan IPPNU Sijunjung harus turut andil dalam pencegahan dan jangan sampai menjadi penghisap, pengedar, apalagi turut memproduksinya,” kata Bustamam yang juga pimpinan Pondok Pesantren Nurul Ilmi Sijunjung.

Ditegaskan Bustamam, IPNU dan IPPNU harus aktif dengan cara mendakwahkan bahaya narkoba, khususnya kepada para pelajar agar menjaga diri dari hal yang sesat dan yang akan menyesatkan kehidupan generasi bangsa ini. “Jangan biarkan narkoba merusak diri pelajar,” tutur Bustamam.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru IPNU dan IPPNU Kabupaten Sijunjung ini, kata Bustamam, merupakan langka awal untuk kemajuan NU di masa depan. NU akan berkembang jika badan otonom (banom)-nya terus diperhatikan. NU Sijunjung selain membina umat juga akan membina dan memperhatikan banom dengan baik, khususnya IPNU dan IPPNU. (dil/rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*