Afriomes: Kembalikan Kepada Nama yang Sudah Lazim Diingat dan Diketahui Banyak Orang

Ketua LPM Kelurahan Tiakar, Afriomes

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Perda Inisiatif yang berdasarkan Kearifan lokal yang dibuat DPRD menjadi sebuah harapan bagi kami di level bawah, ditengah-tengah masyarakat. Contohnya Perda tentang Pemberian Nama Jalan, seyogianya kembalikanlah kepada nama yang sudah lazim diingat dan diketahui orang banyak pada ruas jalan tersebut selama ini.

“kita sangat memberikan apresiasi kepada anggota DPRD Payakumbuh yang telah berhasil melahirkan Perda Inisiatif ini, hal ini merupakan hasil dari buah kerja keras DPRD Payakumbuh yang patut kita acungkan jempol,” ungkap Ketua LPM Kelurahan Tiakar, Afriomes

Contohnya, ruas jalan Tanjung Rajo di Nagari Tiakar ini, sekarang namanya jalan Gunung Bunsu. Tak ada kaitannya sama sekali dengan wilayah ini nama gunung tersebut, Kenapa tidak Tanjung Rajo saja namanya. Pernah terjadi pengiriman paket yang salah alamat disini karena pengantar paket tersebut binggung dengan nama jalan di alamat tersebut. Untuk itu harapan kami, kembalikan nama-nama ruas jalan tersebut ke nama wilayah yang namanya sudah ada sejak dahulu.

Disamping menamakan dengan nama wilayah di nagari tersebut, juga alangkah elok nan mulianya kalau nama tokoh-tokoh yang berasal dari nagari tersebut diabadikan sebagai nama jalan-jalan  dan fasilitas umum tadi.,

Lalu, lembaga-lembaga kemasyarakatan yang ada di kelurahan yang juga telah di Perdakan itu, sangat bagus sekali. Karena akan membuat lembaga tersebut punya legitimasi dari pemerintah kota. Yang muaranya tentu kearah penguatan program kerja masing-masing lembaga tersebut.

Sementara untuk Perda ketiga, yakni Perda tentang pelestarian dan pengembangan adat di nagari, ini sangat baik sekali. Pemikiran-pemikiran dari wakil-wakil kita di DPRD Payakumbuh sudah menyentuh akan kebutuhan masyarakat.

Bisa kita bayangkan, bagimana nasibnya nanti adat kita ini puluhan tahun yang akan datang kalau tidak dilestraikan dan dikembangkan dari saat ini. Dan bagimana pula pedoman generasi muda ini kelak kalau adat itu sudah mengabur. Untuk itu impelemtasikanlah program ini sampai ke akar rumput sehingga menyentuh ke sasarannya.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*