“Agen Perubahan” RB Dituntut Membawa Pembaharuan

pemko iiii

Advertisements

PADANG,PADANGTODAY.COM – Pemerintah Kota Padang menyeleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup kerjanya untuk menjadi “Agen Perubahan” Reformasi Birokrasi. Mereka yang terseleksi diharapkan mampu membawa pembaharuan.

“Kita harapkan ‘Agen Perubahan’ mempunyai pengetahuan, kemampuan dan keterampilan untuk melaksanakan perannya sebagai katalis, penggerak perubahan, pemberi solusi, sebagai mediator dan sebagai penghubung dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi,” kata Asisten III, Corri Saidan saat mewakili Walikota Padang dalam pembukaan Bimbingan Teknis Agen Perubahan Reformasi Birokrasi Pemerintah Kota Padang, di Hotel Grand Inna Muara Padang, Selasa (19/4).

Lebih jauh dikatakan Corri, sebagai seorang katalis, “Agen Perubahan” diharapkan mampu memberikan keyakinan kepada seluruh pegawai di lingkungan kerjanya masing-masing tentang pentingnya perubahan unit kerja menuju ke arah unit kerja yang lebih baik. Sebagai penggerak, “Agen Perubahan” juga diharapkan dapat mendorong dan menggerakkan pegawai untuk ikut berpartisipasi dalam perubahan menuju ke arah unit kerja lebih baik.

“Tidak hanya itu, ‘Agen Perubahan’ juga mampu memberi solusi, memberikan alternatif solusi kepada para pegawai atau pimpinan saat menghadapi kendala. Juga kita harapkan menjadi mediator yang berperan membantu memperlancar proses perubahan. Termasuk sebagai penghubung yang kita inginkan dapat menghubungkan komunikasi dua arah antara para pegawai di lingkungan kerjanya,” tukas Corri.

Dilaksanakannya bimbingan teknis tersebut merupakan salah satu agenda Reformasi Birokrasi Pemerintah Kota Padang pada area manajemen perubahan, yaitu pembangunan “Agen Perubahan” Reformasi Birokrasi secara formal di Pemko Padang. “Karena kita tahu bahwa saat ini tuntutan reformasi birokrasi telah menjadi perhatian utama pemerintah dan isu nasional,” tegas Corri.

Corri menginginkan “Agen Perubahan” yang telah ditunjuk untuk mendukung reformasi birokrasi Pemerintah Kota Padang menjadi birokrasi yang bersih dan akuntabel, efektif, efisien dan birokrasi dengan pelayanan publik. “Jadilah aparat yang setiap desah nafasnya, setiap detak jantungnya, setiap ayunan langkah kakinya untuk berbuat yang terbaik. Tidak saja bagi Pemko Padang, tapi yang utama bagi Allah SWT,” pungkas Corri.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Setdako Padang, Sandra Imelda Hanafiah mengatakan bahwa tujuan diselenggarakannya bimbingan teknis tersebut untuk menghasilkan 51 “Agen Perubahan” Reformasi Birokrasi di Pemko Padang yang memiliki pengetahuan, keterampilan untuk melaksanakan perannya sebagai role model dalam pelaksanaan reformasi birokrasi.
Bimbingan teknis tersebut dilaksanakan selama dua hari, 19-20 April 2016. “Lima orang narasumber kita hadirkan dalam bimtek ini, diantaranya Ronald Andrea Annas serta Demawirta dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” ungkapnya.(can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*