Ali Mukhni, Jiwa dan Raga Kupersembahkan Untuk Membangun Padangpariaman

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni Berfoto Bersama dengan Panitia Lomba Mengaji (foto/humas)

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni Berfoto Bersama dengan Panitia Lomba Mengaji (foto/humas)

Advertisements

Padang-Today.com__ Pekerjaan yang di embankan masyarakat kepadanya adalah amanah dari masyarakat. Untuk itu setiap mengawali pekerjaan, kita niatkan untuk ibadah karena Allah SWT. Hal ini disampaikan Bupati Padangpariaman Ali Mukhni pada saat berbuka bersama dengan Ormas, LSM, Tokoh Masyarakat dan Rekan-rekan Perss, Selasa 28-06-2016 di Kediaman Bupati.

“Jiwa dan raga kupersembahkan untuk membangun Padangpariaman, untuk itu setiap pekerjaan yang saya kerjakan adalah ibadah. Semata –mata untuk ibadah karena Allah SWT,” ungkap Ali Mukhni dihadapan undangan berbuka bersama.

Katanya, dengan kebersamaan kita bangun Padangpariaman kedepan agar lebih baik dan lebih maju. Tak hanya itu, dengan kebersamaan kita dapat membangun silaturahmi sesama kita, sehingga terjalinlah jembatan hati diantara kita, jelasnya.

Pada kesempatan itu Ali Mukhni memaparkan Padangpariaman terkini kepada undangan berbuka bersama tersebut. Hampir satu setengah jam lebih Ali Mukhni dalam ekspose nya menjelaskan Padangpariamandi Tahun 2-016 ini.

Padangpariaman higga kini, jelas Ali Mukhni, Pembangunan Jalan by pass yang dikerjakan oleh perusahaan Korea Kyeryong-Yala yang menghubungkan Bandara Internasional Minangkabau ‘BIM’ dengan Pelabuhan Teluk Bayur Padang segera tuntas dalam tahun ini.

Kemudian Jalan Lingkar Duku Sicicin ‘JLDS’ sebagai akses jalan utama Padang-Bukittinggi, dan Tiram Ulakan. Tak hanya itu, pembangunan Kampus Unand dan pembangunan Rumah Sakit bertaraf  internasional sedang dikerjakan pada tahun 2016 ini.

Untuk itu, ajak Ali Mukhni, mari singsingkan lengan dan rapatkan barisan untuk membangun Padangpariaman kedepan hendaknya. Dengan konsep kebersamaan Padangpariaman lebih maju dan unggul dari daerah lainya.
Beberapa kepala daerah, tambah Ali Mukhni, mengunjungi Padangpariaman dalam penertiban Orgen Tunggal ini. Artinya, kedatangan mereka itu untuk belajar ke Padangpariaman dalam penertiban Penyakit Masyarakat, termasuk Orgen Tunggal ini, tandasnya.

Dilain pihak, Tamdhamuri (65), salah satu tokoh masyarakat Padangpariaman mengatakan, kesiapan pihak Pemkab Padangpariaman dalam mengelar berbuka puasa bersama dengan para tokok masyarakat dan LSM ini belum matang. hal ini terlihat pada makananan yang disajikan kepada para undangan yang hadir tidak mencukupi dari porsi yang tersedia, jelasnya.

“Menu yang disajikan tidak jelas, dan nasi yang akan kita makan sudah habis. Jadi artinya, kesiapan tuan rumah dalam mengundang berbuka bersama ini belum siap,” ungkap Tamdhamuri pada saat berbincang dengan Wartawan www.padang-today.com.

Katanya, Undangan yang menghadiri berbuka bersama dengan kepala daerah Padangpariaman pada saat ini bukan orang Dhuafa. Artinya, janganlah undangan yang hadir pada saat ini disamakan dengan kaum Duafa, jelasnya.

Ia menegaskan, kedepan kalau bupati ingin menggelar acara yang sama hendaknya dipesiapkan dengan secara matang, dalam hal ini bagian umum Pemkab Padangpariaman harus melihat dan membagi kelompok undangan yang hadir, tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*