Anggaran Belanja Daerah Pariaman Turun Rp43,5 Miliar

Foto Ilustrasi Orang Sedang Menghitung Uang

Foto Ilustrasi Orang Sedang Menghitung Uang

Advertisements

Padang-today.com__Pemerintah Kota Pariaman lakukan penghematan biaya, terkait dengan penurunan anggaran belanja Kota Pariaman. Anggaran rencana belanja daerah Kota pariaman, turun sebesar Rp 43,5 miliar atau 5,71 persen dari anggaran semula sebesar Rp 761 miliar dalam perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016.

“Persentase penurunan anggaran rencana belanja daerah itu dari anggaran semula Rp761 miliar menjadi Rp718 miliar dalam perubahan APBD 2016,” kata Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman dalam paripurna penyampaian nota keuangan perubahan APBD Kota Pariaman tahun anggaran 2016 di gedung DPRD setempat di Pariaman, Senin, 24-10-2016, beberapa waktu lalu.

Katanya, terjadinya penurunan anggaran anggaran belanja Kota Pariaman, masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk dapat menghemat biaya, dan harus dapat melakukan penyesuaian terhadap alokasi belanja, sehingga harus lebih efektif dan efisien dalam mengunakan anggaran.

Meskipun demikian, lanjut Mukihlis, pihaknya tetap menegaskan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Diantaranya dengan tetap menjaga kelangsungan pelayanan umum dan kegiatan prioritas terutama pembanguanan infrastruktur.
Selainj itu, tambah Mukhlis, kepada SKPD agar tidak ada pelaksanaan yang mubazir sehingga akan menambah beban pengeluaran anggaran.

“Di tingkat SKPD bisa dilakukan seperti menghemat perjalanan dinas, paket rapat, langganan daya, jasa, operasional, perkantoran pemeliharan gedung, pengadaan kendaraan dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin, mengatakan penurunan anggaran belanja daerah itu imbas dari pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAU) sebesar Rp84 miliar oleh pemerintah pusat.

Akibatnya sebut dia, banyak kegiatan yang terpaksa harus dihilangkan. Untuk DPRD setempat terjadi pemotongan anggaran biaya kurang lebih mencapai Rp1,1 miliar.

“Kegiatan di pemerintahan banyak yang dikurangi, meskipun demikian walikota bersama DPRD telah memiliki komitmen bersama untuk tetap melayani kepentingan masyarakat sebaik mungkin,” tandasnya.(suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*