ANGGOTA BPSK BUKITTINGGI CALON PAW KPU

Padang,PADANG-TODAY.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bukittinggi,Sumatera Barat menyiapkan pengganti antar waktu (PAW) pasca keluarnya putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang memberhentikan Tanti Endang Lestari.

Advertisements

Sebagai diketahui, calon pengganti yang disiapkan yakni Doni Syahputra, masih kerja di Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK). Doni Syahputra merupakan calon anggota KPU Bukittinggi nomor urut 6.

“Kami (KPU Bukittinggi) diminta KPU Sumbar untuk segera menyiapkan berkat PAW dari Tanti. selanjutnya akan memverifikasi Data PAW tersebut,” ujar Anggota KPU Bukittinggi dari Divisi Perencanan dan Data,Benny Aziz saat dihubungi dari Padang.

Ia menjelaskan, KPU Sumbar juga meminta data tentang tim seleksi (timsel) yang saat itu melakukan seleksi penerimaan anggota KPU Bukittinggi pada pilkada kemarin.

“Doni Syahputra yang menjadi calon PAW anggota KPU Bukittinggi yang akan diverifikasi KPU Sumbar, dulunya merupakan panitia pemilihan Kecamatan (PPK) di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan pada pilwako kemarin,”ungkapnya.

Sementara itu ditempat terpisah, Anggota KPU Sumbar dari Divisi Hukum, Nurhaida Yeti menjelaskan KPU Sumbar sudah membentuk tim kerja untuk melakukan verifikasi calon PAW tersebut, Kamis kemarin.

“Selanjutnya satuan ini nanti akan mengecek langsung ke lapangan apa dan bagaimana kelengkapan data dari calon PAW nomor urut 6 itu,” katanya.

Sesuai aturan,Nurhaida Yetti yang akan menjadi PAW bagi anggota KPU kabupaten kota yang diberhentikan DKPP, maka yang akan menjadi calon PAW-nya nomor urut berikutnya atau nomor 6. Apabila calon nomor 6 ini tidak memenuhi syarat setelah di verifikasi, maka dilanjutkan nomor urut berikutnya untuk diverifikasi.

“Saat ini, cuma empat orang komisioner KPU Bukittinggi yang tanggal lagi. Ini jelas akan mempengaruhi kinerja KPU dalam melakukan pleno. Makanya perlu segera ditambah seorang lagi komisionernya. Rencananya Januari ini, PAW tersebut tuntas dilakukan,” kata Nurhaida Yeti.

Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pecat terhadap komisioner KPU Kota Bukittinggi Tanti Endang Lestari dipecat, karena terbukti secara sah dan meyakinkan terlibat sebagai pengurus Partai Partai Demokrat Bukittinggi.

Kasus Tanti berawal dari masuknya pesan singkat yang mengatakan kalau yang bersangkutan adalah anggota salah satu parpol. Berdasarkan temuan tersebut, Bawaslu Sumbar menelusuri ke Kantor Kesbangpol Kota Bukittinggi. Ternyata memang ditemukan nama Tanti dalam struktur kepengurusan Partai Demokrat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*