Arah Pembangunan Kota Payakumbuh

Oleh: Arie Alfikri*

Advertisements
Arie Alfikri

Arie Alfikri

Berbicara tentang pembangunan Kota Payakumbuh selama beberapa tahun terakhir, tentu tidak lepas dari peran penting sang Walikota saat ini, yakni H. Riza Falepi, ST, MT. Suatu kebahagiaan bagi penulis sempat menyelami pemikiran sang wako. Beliau selama ini sibuk bekerja dalam hening tanpa hiruk pikuk seperti kebanyakan sinetron politik. Kadang di tengah kesibukannya masih sempat bercanda dengan penulis.

Pandangan beliau tentang pembangunan Kota Payakumbuh, sungguh jauh melampaui pemikiran pemikiran yang ada. Jauh dari sekedar alasan klise seperti yang disampaikan oleh mereka yang merasa berhak jadi pemimpin di kota ini. Ada yang bilang membuat pariwisata maju, mengubah kota perlintasan jadi kota tujuan, mau berbuat maksimal dan seterusnya. Padahal kalau diberikan kerja padanya belum tentu selesai.

Dari perbincangan pribadi penulis dengan sang walikota, setidaknya ada beberapa gagasan besar jika sang walikota diijinkan Allah untuk memimpin satu periode lagi. Secara garis besar periode pertama beliau melakukan pembangunan sesuai target RPJMD. Sementara itu beliau juga menyiapkan Payakumbuh menjadi kota yang memiliki pertumbuhan ekonomi tinggi.

Untuk mewujudkan hal itu ada tiga hal utama yang perlu didudukkan dengan baik, yaitu infrastruktur pendukung, sumber daya manusia, dan dukungan industri yang tumbuh sebagai keunggulan Payakumbuh (competitive advantage ). Inilah intinya tugas pemimpin yang diharapkan menciptakan kemakmuran baru bagi sebuah kota, meskipun hal ini tidak tertulis di RPJMD tapi wajib beliau pikirkan. Jika ini berjalan dengan baik maka wajah kota berubah dan kita akan menjadi magnet pertumbuhan baru yang mendatangkan kemakmuran. Hal inilah yang seharusnya dijawab oleh mereka yang merasa berhak memimpin Kota Payakumbuh. Perlu kita tanyakan visinya terkait hal ini, mulai dari konsepsi dan implementasinya setahap demi setahap. Kalaupun tidak selesai 10 tahun d ia wajib melahirkan pelanjut yang siap untuk itu. Itu baru namanya pemimpin, bukan hanya sekedar “taragak” jadi walikota.

Mari kita bahas pemikiran sang wako tentang gagasan beliau yang dituangkan dalam bentuk tiga target utama tahap kedua kepemimpinannya.

1. Menyiapkan SDM yang unggul

Hal ini selalu menjadi inti pembangunan Kota Payakumbuh, baik periode pertama dan berlanjut periode kedua. Menciptakan SDM yang kuat dan cerdas berkaitan erat dengan memprioritaskan pendidikan sebagai tulang punggung pembangunan. Di samping memperkuat tugas pendidikan dasar, perguruan tinggi juga disiapkan sebagai cikal bakal keunggulan kota dan excellent center. Keunggulan berkelanjutan adalah target yang harus dicapai. Keunggulan yang berkelanjutan inilah yang akan membuat kita bisa melampaui kemakmuran daerah lain di Sumatera, Jawa, bahkan negara tetangga kita.

2. Menyiapkan infrastruktur

Kuncinya ada pada tata ruang yang baik. Kemampuan melihat ke depan dan antisipatif sangat dibutuhkan agar infrastruktur yang dibangun bukan untuk sekedar kebutuhan 5-10 tahun ke depan, bahkan juga 100 tahun ke depan. Dalam hal ini perlu disiapkan infrastruktur yg mempermudah akses seperti bandara, jalan tol serta pelebaran jalan dalam kota. Accessibility mesti jadi sebuah keharusan karena kota yang maju tidak mungkin tanpa akses yang baik. Sama halnya pariwisata juga mensyaratkan infrastruktur dan akses yg baik

3. Membangun keunggulan industri

Dengan pandangan yang visioner, Riza Falepi melihat bahwa 30 tahun pertama yang harus dibangun adalah keunggulan agro industri melalui investasi. Wako sudah mulai membawa investasi ke Payakumbuh, dan ini perlu dilanjutkan sebagai penciptaan keunggulan dan multiplier effect. Target beliau pada penciptaan keunggulan ini adalah pertumbuhan tinggi dan juga PAD yang tinggi. Idealnya PAD kita di atas 2T dan ini sangat mungkin kalau kita jalani. Beliau telah menghitung bahwa kalau industri ini tumbuh, bisa mengejar omset di atas100T dengan PAD diperkirakan di atas 2T. Bayangkan berapa tenaga kerja yang bisa diserap, berapa warung makan yang muncul, berapa perputaran uang di pasar Payakumbuhdan properti tumbuh dengan pesat.

Penulis memaklumi, bagi orang yang tidak paham dengan sosok Riza Falepi akan mengatakan gagasan besar di atas ini hanyalah khayalan. Atau bisa jadi “antena”nya belum bisa menerima sinyal pemikiran dengan high level frequency. Sebagai engineer sekaligus ekonom yang terbiasa dengan hal detail, beliau bisa menjelaskan roadmap dan caranya menggapai hal tersebut setahap demi setahap. Ini juga menunjukkan kapasitas dan jaringannya sangat layak untuk membangun Payakumbuh

Donny Oscaria, sosok perantau asal Payakumbuh dan CEO grupnya Chairul Tanjung mengatakan jangan sampai seorang Riza Falepi berhenti satu periode saja. Doni mengatakan latar belakang pendidikan dan kemampuan intelektualitas Walikota Payakumbuh saat ini sangat baik. Networkingnya level nasional bahkan internasional sehingga layak untuk membawa Payakumbuh tumbuh dengan baik.

Mari kita merenungkan seperti apa Payakumbuh kita ke depan. Kita harus mengambil peran setidaknya peran minimal menghadirkan pemimpin yang baik dan layak untuk Payakumbuh.

*(Penulis adalah Direktur Lembaga Kajian Strategis Minangkabau)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*