Asyirwan Yunus: Masyarakat Limapuluh Kota Harus Memahami UU Pilkada

Wakil Bupati Lima Puluh Kota Drs. H. Asyirwan Yunus, M.Si Saat Memberikan Sambutan Pada Acara Pembukaan Penyuluhan Undang-Undang Pilkada

Wakil Bupati Lima Puluh Kota Drs. H. Asyirwan Yunus, M.Si Saat Memberikan Sambutan Pada Acara Pembukaan Penyuluhan Undang-Undang Pilkada

Advertisements
Wakil Bupati Lima Puluh Kota Drs. H. Asyirwan Yunus, M.Si Saat Menghadiri Acara Pembukaan Penyuluhan Undang-Undang Pilkada di Kantor Camat Situjuah Limo Nagari

Wakil Bupati Lima Puluh Kota Drs. H. Asyirwan Yunus, M.Si Saat Menghadiri Acara Pembukaan Penyuluhan Undang-Undang Pilkada di Kantor Camat Situjuah Limo Nagari

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com–Di 2015 ini, Kabupaten Limapuluh Kota akan melaksanakan pemilihan kepala daerah , yaitu pemilihan Bupati serta Gubernur. Menyikapi hal tersebut, dimana pada saat ini perkembangan eskalasi politik sudah mulai terasa.

Diperlukan pemahaman seluruh elemen masyarakat tentang pentingnya pelaksanaan pemilihan kepala daerah, hal ini yang disampaikan Wakil Bupati Limapuluh Kota Drs H Asyirwan Yunus MSi dalam acara pembukaan penyuluhan undang-undang pemilihan kepala daerah di Aula Kantor Camat Situjuh Limo Nagari, Kamis (7/5).

Hadir pada acara tersebut Camat Situjuh Limo Nagari Yan Agusra, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Limapuluh Kota dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Kesbangpol Elfitria.

”Sekiranya kita lalai dalam memaknai tentang pentingnya penyelenggaraan penyuluhan Undang-Undang untuk meningkatkan pemahaman berpolitik menuju pemilihan umum Kepala Daerah Tahun 2015, maka bukan tidak mungkin pada akhirnya, kita terseret ke dalam situasi yang serba canggung dan penuh pergesekan kepentingan yang seharusnya dapat dihindari,” kata Wabup.

Berdasarkan hasil evaluasi secara nasional penyelenggaraan pemilukada, tidak sedikit yang berakses terjadinya konflik sebagai wujud ketidakpuasan terhadap hasil pemilukada. Untuk itu kita berharap, kiranya potensi kerawanan dapat diminimalisir, serta partisipasi masyarakat dapat didorong untuk ikut mensukseskan pelaksanaan pemilihan kepala daerah Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2015,” imbuh Wabup.

Sementara itu Gusni Hendrik Kepala Bidang pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Limapuluh Kota melaporkan pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 2015 tentang perubahan UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi UU.

Tujuan kegiatan ini adalah dalam rangka menyamakan persepsi dan peningkatan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pemberian suara bagi kelangsungan pembangunan bangsa. Tujuan kegiatan juga ini memberikan pendidikan politik dan pandangan politik kepada masyarakat tentang pentingnya memberikan hak pilih pada pemilihan kepala daerah tahun 2015.

Adapun kegiatan ini dilaksanakan dari bulan Mei sampai dengan Agustus 2015 di 13 Kecamatan se-Kabupaten Limapuluh Kota dengan peserta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, perangkat nagari, generasi muda serta PNS pada kantor Camat dengan jumlah tiap Kecamatan minimal 35 orang,” lapor Hendrik.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*