Atasi Macet Koto Baru, Ini Yang Dibutuhkan Pemkab Tanah Datar

Fhoto : Suasana macet di depan Pasar Koto Baru Kec. X Koto Kabupaten Tanah Datar, saat ini menjadi pembahasan lintas institusi.(ddy)

Advertisements

TANAH DATAR, www.padang-today.com,- Untuk mengatasi kemacetan di depan pasar Koto Baru Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar, pemkab akan melakukan pengembangan pasar. Untuk mendukung hal tersebut pemerintah butuh pembebasan lahan seluas 3.915 meter persegi.

“Pasar Koto Baru akan dikembangkan ke arah belakang dan butuh pembebasan lahan seluas 3.915 m2, dan menurut informasi pemerintahan nagari melalui walinagarinya bersedia melepaskan lahan tersebut,” ucap Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Datar Hardiman, saat rapat evaluasi pembahasan kemacetan Pasar Koto Baru, Selasa (20/03/18) di Batusangkar.

Katanya, beberapa waktu lalu pemkab sudah melirik area lokasi parkir baru untuk menampung sekitar 30 unit kendaraan atau truk, dan telah diratakan pada tahun 2015 lalu.

“Pemprov juga sudah mengangarkan anggaran sebesar Rp 10 Milyar di APBD-P 2018, ini bisa digunakan juga untuk pembebasan lahan selain pengembangan infrastruktur pasar, pemerintah daerah dengan tim yang telah dibentuk akan melakukan langkah-langkah percepatan termasuk fasilitasi pembebasan lahan,” sebut Hardiman.

Sebelumnya, sebut Setda Hardiman, pemkab sudah membentuk tim peneliti untuk mengatasi kemacetan di pasar Koto Baru. Tim peneliti ungkap Hardiman, berasal dari Balitbang Prov Sumbar dengan melibatkan pihak Politeknik Negeri Padang.

Hardiman menjelaskan, dalam kajiannya, peneliti menghitung volume lalu lintas dan kecepatan kendaraan bermotor yang melintas di kawasan Pasar Koto Baru dan juga dikaji beberapa skenario solusi yaitu pembangunan jalan 2 jalur, pembangunan fly over satu arah atau dua arah, pelebaran badan jalan dan pengembangan pasar.

“Untuk itu, kita akan kembangkan solusi dari Dirlantas Polda Sumbar dan sinergi antarapihak kepolisian, perhubungan, koperindag, pemerintahan nagari ninik mamak, tokoh masyarakat serta masyarakat itu sendiri sangat dibutuhkan,” pungkas Hardiman.(ddy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*