Atasi Masalah Global, HI Unand Gelar Seminar

DSC_0195

Advertisements

PADANG,PADANGTODAY.COM -Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Universitas Andalas (HI UNAND) bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK), Kementerian Luar Negeri RI menggelar Seminar Nasional bertajuk “Prospek dan Tantangan Indonesia dalam Implementasi Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 (SDGs) di Convention Hall, Kampus UNAND, Padang, Sumatera Barat, 6 April.

Kegiatan yang dibuka Rektor UNAND Prof Dr Tafdil Husni merupakan wadah untuk mengatasi berbagai masalah global hingga 15 tahun ke depan. Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 (SDGs) telah memasuki periode Implementasi. Momentum ini menjadikan SDGs sebagai guidelines penting dalam upaya pengentasan berbagai masalah global hingga 15 tahun ke depan

Tafdil Husni menyatakan, ini merupakan program Internasional. Maka, kegiatan ini sangat penting, soalnya banyak ilmu yang akan didapat. Selama proses formulasinya, Indonesia telah berperan aktif dalam menyampaikan rekomendasi Tujuan dan Target-Target SDGs. Tentunya, komitmen Indonesia dalam mendukung agenda pembangunan tidak berhenti di tahap formulasi saja, namun juga senantiasa diarahkan untuk dapat terus mengawal implementasi pencapaian agenda pembangunan, salah satunya melalui penguatan kapasitas nasional dan sub-nasional yang didukung oleh keterlibatan seluruh multistakeholders.

“Sehubungan dengan hal tersebut, pelaksanaan Seminar Nasional “Prospek dan Tantangan Indonesia dalam Implementasi Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 (SDGs)” ditujukan untuk menyosialisasikan rekam jejak serta komitmen Indonesia dalam mendukung agenda pembangunan global,” terangnya.

Dekan Fakultas ISIP UNAND Nusyirwan Effendi menyatakan, kegiatan seminar ini merupakan agenda rutin fakultas ISIP UNAND. Soalnya, seminar ini sangat banyak manfaat bagi generasi muda.

“ISIP adalah fakultas termuda di UNAND. Namun, sudah banyak kegiatan nasional yang kami gelar salah satunya seminar ini,” terangnya.

KatanyaKegiatan ini sekaligus merumuskan rekomendasi terkait pemetaan prospek dan tantangan Indonesia dalam implementasi agenda pembangunan melalui keterlibatan multistakeholders (pemerintah, NGOs, akademisi, pelaku bisnis, dsb) di tingkat sub-nasional.

Ditambahkan, narasumber dalam seminar ini, Kepala Pusat P2K-OI BPPK Kemlu, Fikry Cassidy; Peneliti Utama LIPI, Dr. Ganewati Wuryandari, M.A; Direktur Politik dan Komunikasi BAPPENAS, Drs. Wariki Sutikno, MCP; dan Ketua Jurusan Ilmu HI UNAND, Apriwan, S.Sos., M.A. (can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*