ATLETIK (PORWIL SUMATERA) – DUA ATLET SUMBAR KUASAI NOMOR MARATON

Ketua Umum PASI Sumbar Sengaja Budi Syukur bersama Yaspi Boby.

Ketua Umum PASI Sumbar Sengaja Budi Syukur bersama Yaspi Boby.

Advertisements

BANGKA,PADANGTODAY.COM -Dua pelari jarak jauh Sumatera Barat (Sumbar) Hamdan Sayuti dan Andrizal berhasil merebut medali emas dan perak  nomor maraton pada ajang Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) IX Sumatera 2015 di Stadion Utama Belitung Timur Pelangi (BTP), Kabupaten Belitung Timur.

Nomor maraton yang dimulai pada Sabtu pagi tersebut, Hamdan berhasil mencatatkan waktu tercepat dua jam, 46 menit. 21 detik. Sementara Andrizal  Kurniawan dengan waktu tempuh dua jam, 49 menit, 51 detik.

Medali perunggu pada nomor tersebut disabet M. Rozi dengan catatan waktu dua jam,53 menit, 01 detik.

Dominasi Hamdan pada nomor maraton yang menempuh jarak sejauh 42, 192 kilometer  itu sudah mulai telihat sejak 10 kilometer pertama. Mantan  juara internasional Bali Maraton 2014 dan 2015 itu terus memimpin pertandingan sampai 20 kilometer

Andrizal yang sempat mengiringi Hamdan diurutan kedua, mengalami penurunan kecepatan, gap antara kedua pelari mencapai satu kilometer menjelang 10 kilometer terakhir.

Hamdan yang sebelumnya sudah memastikan satu tiket untuk lolos ke PON 2016 pada SEA Games 2015 lalu dengan meraih peringkat empat, terus mempertahankan konsistensinya sampai masuk garis finish.

Dengan tambahan satu medali emas dan satu perak, total tim atletik Sumbar sampai Sabtu siang sudah mengumpulkan tujuh medali emas, tujuh perak dan empat perunggu, dengan jumlah total 18 medali, dan untuk sementara masih menduduki peringkat dua perolehan medali cabang atletik.

Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumbar, Budi Syukur usai pertandingan memberikan apresiasi terhadap perjuangan dua pelari Ranah Minang itu dalam menambah pundi-pundi medali emas bagi kontingennya dalam pesta olahraga wilayah Sumatera di “negeri laskar pelangi” tersebut.

“Kami optimistis, dua pelari itu akan terus berbuat untuk bisa meraih medali emas di PON 2016 di Jawa Barat, ini adalah momentumnya,” katanya sambil menyerahkan bonus spontanitas sebesar Rp2 juta.

Hamdan sendiri pada pertandingan tersebut mengungkapkan, kendala cuaca panas sempat mengganggu konsentrasinya, terutama pada saat memasuki 30 kilometer, namun ditunjang dengan fisik dan hasil latihan yang selama ini dijalaninya ia mampu meraih medali emas.

“Alhamdulillah akhirnya bisa menyumbangkan emas,” katanya.(can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*