Aturan Baru Dibuat, Cabor Sepaktakraw Rugikan Sumbar, Dua Emas Melayang

Aksi petakraw Sumbar

Aksi petakraw Sumbar

Advertisements

PANGKALPINANG,PADANGTODAY.COM-Adanya aturan baru yang dibuat PB, terhadap sistim peserta takraw diarena Porwil, di mana peserta yang sudah mendapatkan medali emas dan perak di nomor tim, tidak dibenarkan lagi turun di nomor regu.

Itu artinya, mereka tidak berhak lagi memburu medali di nomor beregu dan dua emas hilang.

Dalam sebuah multieven yang memburu medali, tentu ini sangat merugikan bagi peserta yang menjadi juara di nomor tim seperti yang dialami Sumbar dan Riau, di mana mereka menjadi juara dan runner up di nomor tim putra dan putri.

“Itu aturan baru, kita tidak bisa berbuat banyak lagi. Bila nomor tim sudah masuk final, maka secara otomatis mereka sudah lolos ke PON, seperti Sumbar yang kedua-dua timnya sudah masuk final dan kita tidak berhak lagi turun di nomor beregu. Peluang kita meraih dua emas dan di nomor ini tentu hilang,” ujar Ketua Umum PSTI Sumbar Syafrizal Bakhtiar.

Memang aturan ini sangat merugikan kontingen Sumbar. Soalnya takraw yang juga diharapkan menyapu empat medali emas yang disediakan pada cabor ini, hanya bisa meraih dua medali.

Dengan hilangnya dua emas di nomor beregu ini, peluang Sumbar untuk mempertahankan posisi di Porwil lalu, bakal semakin berat.

Saat ini, Sumbar hanya berhak ke cabor, silat, catur, biliar dan basket.

Untuk bisa mempertahankan posisi ketiga, Sumbar minimal harus bisa meraih 8 emas lagi.

Hal itu bisa terwujud, andai silat bisa menyumbangkan empat emas, basket dua emas, catur dan biliar masing-masing bisa menyumbangkan satu emas.

peluang Sumbar untuk mewujudkan itu masih terbuka soalnya atlet Sumbar masih banyak yang akan berlaga. Malahan, silat ada enam atlet berlaga di final.

” Kita mengharapkan dukungan dari masyarakat Sumbar, agar harapan itu bisa terwujud,” terangnya. (can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*