Awal Tahun 2018, Lintau “Digasak” Pencuri

Fhoto : Ilustrasi (Internet)

Advertisements

Tanah Datar, www.padang-today.com,- Belum habis bulan pertama tahun 2018, daerah Lintau yang memiliki dua kecamatan ini digasak kasus pencurian. Tidak tanggung tanggung, masyarakat yang disantroni “sipanjang tangan” mengalami puluhan juta rupiah.

Tidak main main, dalam satu minggu terakhir di Kecamatan Lintau Buo Utara dua buah kendaraan bermotor menjadi aksi pencuri. Sebelumnya, minggu kedua Januari 2018, salah satu toko pupuk di Pauh Tinggi Nagari Tanjung Bonai juga digasak pencuri sehingga merugikan korban sekitar Rp 25 juta.

Data yang diperoleh www.padang-today.com di Kecamatan Lintau Buo Utara, sedikitnya dalam kurun waktu dua puluh hari ini lima kasus pencurian dilidik polsek setempat.

“Hingga saat ini laporan kasus pencurian di polsek Lintau Buo Utara, yang dilaporkan masyarakat ada lima kasus. Dua diantaranya berhasil diungkap dan perkaranya dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke kejaksaan,” ucap Kapolsek Lintau Buo Utara Iptu. Yonefaeria melalui Kanit Reskrim Bripka Donald Chaniago, Minggu (21/01/18) di Lintau.

Katanya, tiga dari kasus pencurian yang dilaporkan warga masih dalam lidik pihak kepolisian, termasuk dua kasus terakhir yakni pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di Pasar Balai Tangah dan di parkiran SMA Negeri 1 Lintau.

Sementara itu, tiga kasus pencurian terjadi diwilayah hukum Polsek Lintau Buo. Dari hasil pantauan media ini, kasus yang menimpa salah seorang guru yang kehilangan uang hampir Rp 20 juta di dalam jok motornya, pada Sabtu (20/01/18) menjadi kasus yang
kerugiannya cukup besar.

Kapolsek Lintau Buo Utara AKP. Nasrul yang dihubungi www.padang-today.com melalui telpon selulernya membenarkan adanya tiga kasus pencurian diwilayah hukumnya.

“Tiga kasus tersebut adalah kasus yang dilaporkan, belum yang tidak dilaporkan pasti akan lebih dari tiga,” ucapnya.

Nasrul berharap, masyarakat lebih meningkatkan pada siskambling di lingkungan masing masing, itu mengingat banyaknya kasus pencurian yang belakangan ini marak terjadi.

“Berdayakan ronda malam, dan waspadai gerak gerik yang mencurigakan, lapor kepada kami agar tidak terjadi main hakim sendiri,” tutur Nasrul.(ddy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*