Azwar Anas Puji Pembangunan BP2IP

PARIAMAN,PADANGTODAY.COM-Tokoh nasional Letjen (Purn) TNI Ir. H. Azwar Anas takjub dengan kemegahan pembangunan Badan Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP). Kunjungan Mantan Mekokesra merupakan yang kedua kalinya sejak
dimulai pembangunan BP2IP tahun 2013 yang lalu.

Advertisements

“Dua tahun lalu saya datang kesini untuk peletakkan batu pertama
BP2IP, namun sekarang jauh berubah. Sekarang sudah ada gedung
rektorat, kolam renang, rumah dosen, asrama dan fasilitas jalan” kata
Mantan Mekokesra yang disampaikan Kabag Humas Hendra Aswara di Ruang kerjanya, Rabu (24/2).

Dijelaskannya pembangunan BP2IP dimulai dari gagasan untuk memenuhi kebutuhan dunia pelayaran melalui pelaut-pelaut tangguh. Pelaut terdapat dua tipe yaitu ada pelaut yang bekerja dalam kapal dan ada pelaut yang membawa kapal. amun Nyang mendesak kita butuhkan adalah pelaut yang membawa kapal yang digunakan oleh sejumlah perusahaan dalam dan luar negeri.

“Kenapa kita butuh pelaut? Karena saat ini jumlahnya sangat minim
sedangkan kebutuhan terus meningkat untuk membawa kapal mengarungi samudra” kata Mantan Gubernur Sumbar itu.

Seiring dengan program Presiden Joko Widodo fokus dalam membangun kekuatan poros maritim, kata azwar Anas, para kepala daerah diharap jeli memanfaatkan peluang itu. Ia menilai Bupati Ali sosok yang progresif, mampu memanfaatkan peluang tersebut dengan melibatkan para tokoh dan perantau untuk mempromosikan daerah sebagai pusat kegiatan mega proyek nasional di Sumatera Barat.

Hal itu sangat beralasan karena Padang Pariaman didukung dengan
keberadaan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan kemampuan Ali Mukhni untuk meyakinkan masyarakat dalam pembebasan lahan untuk kepentingan umat.

Diceritakannya bahwa BP2IP di Tiram, Kecamatan Ulakan Tapakis tersebut banyak diperebutkan oleh Kabupaten dan Kota di Sumatera. Disebabkan pemerintah daerah sangat memahami multiplayer effect akibat adanya pembangunan mega proyek bernilai trilyunan itu. Seperti tumbuhnya pusat perekonomian baru, terbukanya lapangan pekerjaan, berkurangnya pengangguran, meningkatnya harga jual tanah dan menarik investor dalam berinvestasi disekitar kawasan kampus BP2IP tersebut.

Namun proses pembangunan BP2IP juga mengahdapi berbagai tantangan dan halangan karena ia mendengar Bupati Ali Mukhni dikejar oleh orang tak dikenal dengan membawa parang yang bisa mengancam nyawa yang bertujuan
menghalang-halangi pembangunan. Namun semua ancaman tersebut dapat diatasi dengan melakukan sosialisasi mendatangi rumah-rumah penduduk untuk bersilaturahmi dan menyentuh hati masyarakat.

“Saya kira masyarakat Padang paraiamn sangat bersyukur memiliki Ali Mukhni yang benar-benar kerja keras membangun daerah untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Kita bangga berdiri di BP2IP termegah di Indonesia berada di Tiram, Kabupaten Padang Pariaman ” kata Mantan Komisaris Utama PT Semen Padang itu.

Sementara Bupati Ali Mukhni mengatakan tahun ini juga dilanjutkan
penambahan pembangunan gedung perkuliahan dan kantor serta rumah dosen dikawasan komplek BP2IP. Untuk jalan lingkar BP2IP juga telah dianggarkan sebesar 7,8 Milyar dari APBD Propinsi Sumatera Barat Tahun 2016.

“Insya allah, jika tak ada halangan menurut informasi Menteri
Perhubungan bahwa BP2IP mulai operasional depan” kata Ali Mukhni.(eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*