Bacaleg Gugur, Tujuh Parpol Ajukan Gugatan

Advertisements

Padang-today.com – Sejumlah partai politik peserta pemilu 2019 mengadu soal terkait penetapan Daftar Calon Sementara (DCS) oleh Komisi Pemilihan Umum.

Parpol yang yakni Gerindra, PDI-P, NasDem, PKB, Berkarya, PSI, PAN. Partai tersebut memprotes bakal calon legislatif dicoret di beberapa daerah pemilihan untuk DPRD Provinsi Sumbar.

Hingga pukul 23.11 WIB, masih tujuh parpol di Sumbar mengajukan gugatan ke Bawaslu.

Yoni Syahputri Staf Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sumbar menyatakan, Bawaslu Sumbar membuka pengaduan bagi parpol terkait masalah penetapan DCS.

“Dibuka sejak Jum’at (10/8) sampai Selasa (14/8) hingga pukul 24.00 WIB,”katanya.

Sejak dibukanya sudah tujuh parpol mengajukan gugatan sengketa soal penetatapan DCS. “Sekarang ini memeriksa berkas gugatan yang masuk,kemungkinan Bawaslu Senen (20/8) akan menggelar sidang gugatan diajukan sejumlah parpol di Sumbar terkait masalah DCS,”jelas Yoni.

    Sementara itu Ketua DPW Gerindra Sumbar, Nasrul Abit menyatakan, ada satu bacaleg perempuan atas nama Roswenti di dapil 3 Sumbar (Bukittinggi-Agam) di coret juga berimbas kosongnya bacaleg di dapil 3.

“Kurangnya kuota 30 persen perempuan mengakibatkan gugurnya di dapil Sumbar 3,”katanya.

Sebagai Ketua Partai Gerindra kaget satu dapil kosong bacaleg,padahal semua berkas persyaratan calon lengkap. Dapil Sumbar 3 ada 8 orang bacaleg dari Gerindra. “Kosongnya satu dapil berdampak besar bagi partai, dimana menaegetkan satu dapil satu kursi,”jelas Nasrul Abit.

    Ia menjelaskan, saat penyerahan berkas persyaratan calon tidak menjadi masalah.

Awal daftar ke KPU pada 31 Juli 2018, Gerindra mendaftar bacaleg lengkap dan memenuhi syarat. Padahal bacaleg perempuan atas nama Roswenti saat menyerahkan KTP masih berlaku, bahkan memiliki E-KTP.

“Namun menurut KPU disampaikan dimana dapil Sumbar 3 tidak lengkap,”ujar Nasrul Abit.

Nasrul Abit menyatakan Partai Gerindra mengajukan gugatan ke Bawaslu Sumbar.

“Gerindra meminta kebijkan dari Bawaslu agar memasukan bacaleg perempuan di dapil Sumbar 3 dan memasukan kembali bacaleg lain di dapil tersebut,”imbuhnya.

   Tempat terpisah, Ketua KPU Sumbar, Amnasmen menyatakan, itu mekanisme yang pas bagi parpol terkait bacaleg ada yang gugur.

“KPU memaklumi apa yang dilakukan parpol terkait dcs ada kekosong bacaleg di dapil,”katanya.

   Ia menjelaskan,KPU sudah melakukan verifikasi sesuai dengan mekanisme dan perundangan-undangan berlaku.

Padahal sudah ada masa perbaikan bagi bacaleg untuk melengkapi kekurangan.

“Namun masih ada kekurangan berkas persyaratan bacaleg tidak dipenuhi,”jelasnya.

Posisi syarat perempuan harus jelas. Kuota 30 persen perempuan wajib dipenuhi oleh parpol. “Ini masih ada kekurangan dilakukan partai,”imbuh Amnasmen.(der)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*