Bajamba, Uda Uni Padangpanjang Nikmati Nuansa Tradisi Mahoyak Jambu

Prosesi makan bajamba di Padangpanjang.

Prosesi makan bajamba di Padangpanjang.

Advertisements

Padangpanjang, PADANGTODAY.COM-Menjaga kelestarian budaya dan tradisi, Uda Uni Padangpanjang 2015 turun lapangan guna memupuk kesadaran masyarakat akan peningkatan potensi pariwisata di desa wisata Kubu Gadang, Kelurahan Ekorlubuk Kecamatan Padangpanjang Timur, Minggu (7/6) kemarin siang.

Uni Padangpanjang 2015, Laura Dwi Pratiwi mengatakan kesadaran masyarakat terhadap potensi wisata di lingkungannya merupakan pondasi utama yang perlu manjadi perhatian semua pihak. Uda Uni selaku duta wisata sebagai perpanjangan tangan pemerintah, berkewajiban membentuk kesadaran masyarakat menjadi pelaku pariwisata.

Khususnya di desa wisata Kubu Gadang, potensi pertanian yang diperkaya dengan masih terjaganya tradisi diyakini akan memberikan warna baru terhadap objek wisata kota berjuluk Serambi Mekkah itu. Salah satunya tradisi “mahoyak jambu” yang masih diterapkan masyarakat di desa setempat dalam momentum panen, merupakan nilai plus kepariwisataan Padangpanjang.

“Tradisi mahoyak jambu yang kini dikenal dengan istilah baronde, masih dilakukan setiap momen panen datang. Bukannya tidak mungkin tradisi ini akan menjadi salah satu ikon pariwisata kita, yang diharapkan mampu dikemas lebih baik lagi sesuai dengan kebutuhan wisatawan,” tutur Laura kepada Padang Ekspres di sela-sela acara mahoyak jambu tersebut.
Demikian juga disampaikan Uni Favorit Padangpanjang 2015, Yuliza Zein mengaku sangat bangga mengeksploitasi potensi tanah kelahirannya tersebut untuk kemajuan banyak pihak. Dikembangkannya Kubu Gadang menjadi desa wisata, disebutkannya sudah menjadi orientasi utama duta wisata Padangpanjang tahun ini.

“Kubu Gadang selain memiliki tradisi unik mahoyak jambu, dalam momentum panen juga disemarakkan aksi kesenian tradisional dari generasi muda anak nagari. Seperti tari piring diiringi permainan talempong, akan menjadi instrument wisata bagi pengunjung. Hal lainnya yang menjadi indikator kembali masuk dalam penilaian kelurahan berprestasi tahun ini, yakni kesadaran menyeluruh menjaga tradisi budaya,” sebut Yuliza.

Wali Kota Padangpanjang Hendri Arnis melalui selulernya mengatakan, potensi wisata daerah berhawa sejuk itu dinilai sangat bernilai tinggi. Dikenal sebagai salah satu destinisasi wisata di Sumbar, Padangpanjang tidak hanya memiliki objek wisata alam yang didukung udara sejuk, namun juga terdapat perspektif budaya bernuansa religi.

“Begitu besarnya potensi wisata yang dimiliki, diperlukan juga peran semua pihak. Termasuk dalam hal ini, duta wisata untuk mengibarkan sayapnya guna mengangkat item-item wisata kita agar lebih dikenal dunia luar. Salah satunya Desa Kubu Gadang dengan segala potensi plus yang ada, diharapkan betul-betul menjadi ikon wisata kita yang tidak dimiliki destinasi wisata lainnya,” jawab Wako Hendri. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*