Banjir Pariaman Rendam 906 Rumah

Ade Rezky Pratama meninjau lokasi jembatan kuraitaji yang rusak ditemani wawako dan sekda.

Ade Rezky Pratama meninjau lokasi jembatan kuraitaji yang rusak ditemani wawako dan sekda.

Advertisements

PARIAMAN,PADANGTODAY.COM- Beberapa desa/kelurahan di Kota Pariaman terendam banjir dengan ketingian 1 meter hingga mencapai 3 meter Setelah hujan mengguyur Kota Pariaman selama satu malam Selasa (22/3). Lebih dari 906 Rumah yang ada di sekitar Kota Pariaman terendam banjir yang melanda sejak dini hari itu.

Wilayah yang terparah terdampak bencana Banjir ini terletak di Kecamatan Pariaman Tengah yaitu 714 rumah yang terendam banjir, dengan jumlah orang yang mengungsi sementara sebanyak 2795 jiwa. Untuk Kecamatan Pariaman Selatan rumah yang terendam sebanyak 79 rumah dengan jumlah warga yang mengungsi sebanyak 437 jiwa, Kecamatan Pariaman Timur 70 rumah yangterendam banjir dengan jumlah warga sebanyak 320 jiwa yang mengungsi, dan untuk Pariaman Utara yang terendam banjir sebanyak 43 rumah dengan jumlah korban yang mengungsi sebanyak 126 jiwa ditambah satu rumah warga, dapurnya tertimbun material longsor.

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, yang langsung memimpim siaga bencana banjir Kota Pariaman meninjau kebeberapa lokasi yang terparah dilanda banjir, serta bergerak cepat dengan mendirikan tenda darurat dan dapur umum beserta fasilitas lainnya di Balaikota Pariaman. dengan adanya posko tanggap darurat di balaikota pariaman ini diharapkan akses pendistribusian logistik makanan dapat berjalan baik, ditambah dengan dapur umum yang nantinya untuk logistik malam bagi relawan dan korban yang rumahnya terdampak banjir.

Genius mengatakan di sela peninjaualn lokasi tentang kesiap-siagaan seluruh tenaga medis dan ambulan telah disiagakan di tiap puskesmas dan pusat layanan kesehatan desa dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan jika ada warga korban banjir yang sakit serta dilengkapi petugas BPBD, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial dimana keberadaan posko dan dapur umum juga telah disosialisasikan kepada seluruh camat dan kepala desa/lurah se-Kota Pariaman.

Sementara itu, akibat dari terjadinya banjir ini adalah kerusakan pada kondisi badan jalan jembatan Kuraitaji. Menurut penuturan dari Bapak Agung, PPK Balai Jalan Nasional Sumatera III yang melihat kondisi ini di lapangan mengatakan, secara kontruksi jembatan kuraitaji masih aman, tetapi ada pengikisan material di belakang abudmen jembatan yang menyebabkan jembatan tersebut tidak layak untuk dilalui, sehingga harus ditutup total, untuk penanganan darurat saat ini, kami lakukan dengan menimbun dan mengganti material yang tergerus banjir.

Apabila telah dilakukan perbaikan nantinya, sementara akan dapat dilalui kendaraan, sambil menunggu evaluasi dan perbaikan permanen nantinnya. Hal ini menjadi perhatian serius oleh Pemkot Pariaman melalui Dishubkominfo Kota Pariaman yang dikepalai oleh Yota Balad, Polres Pariaman yang dikepalai AKBP. Riko Julnady bersama Kasatlantas Pariaman AKP. Afrino dimana seluruh personil dari kedua instansi tersebut diberdayakan untuk melakukan pengamanan dilokasi jembatan Kurai Taji dikarenakan lalu lintas yang cukup padat dari dan keluar Kota Pariaman. kondisi jalan jembata tersebut tidak memungkinkan lagi untuk dilalui kendaraan berat, akhirnya pihak Polres Pariaman bersama Dishubkominfo Kota Pariaman mengambil langkah efektif
untuk menutup sementara akses jalan yang melewati jembatan Kurai Taji dan mengalihkan kendaraan ke arah sicincin dari Simpang Jagung.

Banjir yang melanda Kota Pariaman ini langsung mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi V DPR RI asal Sumbar yang juga merupakan Anggota DPR RI Ade Rezky Pratama dalam kunjungannya ke Kota Pariaman. Dalam keterangannya Ade mengatakan bahwa kondisi ini harus segera ditindak lanjuti oleh pemerintah dengan memberikan laporan kepada Dinas PU Pusat atau Balai Jalan Nasional agar jembatan ini dapat segera diperbaiki, karena jembatan kuraitaji, sangat vital sebagai penghubung Kota Pariaman ke daerah lain. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*