BAZ Verifikasi Data Penerima Zakat

PADANGPANJANG,PADANGTODAY.COM -Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Padangpanjang, sedang melakukan penjaringan bagi mustahiq atau penerima zakat ekonomi produktif untuk penyaluran zakat tahap I.

“Kami sedang melakukan verifikasi data atau penjaringan mustahiq ekonomi produktif yang akan disalurkan pada pertengahan Februari 2015,” kata Ketua Harian BAZ Kota Padangpanjang Rafles Sama, Jumat (6/2).

Dia mengatakan, verifikasi atau penjaringan yang dilakukan tersebut, untuk mengetahui kelayakan dan kepatutan sesorang dalam menerima zakat tersebut.
“Persyaratan penerima zakat ekonomi produkti dalam program Padangpanjang makmur, sesuai dengan hasnaf yang delapan, sehingga kita tidak keluar dari ketentuan yang berlaku,” kata Rafles.

Pejaringan yang sedang dilakukan oleh BAZ tersebut sudah berlangsung sejak beberapa minggu terakhir, namun belum memenuhi target penerima dan total dana yang akan disalurkan.

“Untuk dana kita menargetkan tersalurkan sebesar Rp350 juta dan jumlah penerima sekitar 80 orang, namun hingga saat ini jumlah penerima baru berjumlah 60 orang dan dana sekitar Rp200 juta,” sebutnya.

Dalam menyalurkan zakat BAZ Kota Padangpanjang memiliki sejumlah program seperti Padangpanjang makmur, Padangpanjang Cerdas, Padangpanjang sehat dan Padangpanjang peduli.

“Selama 2014, BAZ Padangpanjang sudah menyalurkan dana zakat ke empat program itu sebesar Rp2,46 miliar kepada mustahiq,” jelasnya.
Dia menyampaikan, dana zakat yang disalurkan kepada mustahik tersebut, berasal dari zakat seluruh pegawai negeri sipil (PNS) dan para pengusaha yang ada di daerah itu.

“Untuk PNS yang menyalurkan zakatnya melalui BAZ rata-rata 2,5 persen dari gaji yang diterimanya. Sedangkan pengusaha kita tidak menetapkan tergantung dari keinginan pengusaha itu sendiri,” katanya.
Salah seorang penerima Zakat dari BAZ Padangpanjang pada 2014 Marni, bersyukur sudah bisa menikmati dana dari para muzzaki tersebut untuk menyambung hidup.

“BAZ Padangpanjang sudah membantu saya dalam meningkatkan pendapatan, sehingga tidak lagi terpuruk dalam perekonomian,” kata Marni yang menerima zakat dalam program ekonomi produktif. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas