Baznas Payakumbuh: Zakat, Potensi Besar Kesejahteraan Warga Miskin

 pengukuhan pimpinan Baznas Kota Payakumbuh periode 2016-2021, dalam acara di aula Balaikota di Bukik  Sibaluik Payakumbuh, Senin (5/9).

pengukuhan pimpinan Baznas Kota Payakumbuh periode 2016-2021, dalam acara di aula Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Senin (5/9).

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Potensi zakat yang besar di Sumatera Barat, mencapai triliyunan rupiah per tahun, diyakini Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumatera Barat Prof. Dr. H. Syamsul Bahri bakal mampu mengatasi persoalan kemiskinan di provinsi ini. Keluarga kurang mampu di seluruh kabupaten/kota dilirik akan cepat sejahtera. Umat Islam yang menyalurkan zakat, menurutnya, akan dilimpahkan rezeki oleh Allah.

Namun, persoalan yang dilihat oleh Prof. Syamsul Bahri terjadi saat ini, belum semua umat Islam yang menyalurkan zakatnya ke Baznas, sehingga berdampak  terhadap pendistribusian zakat  yang kuran merata.

Penegasan tersebut disampaikan Ketua Baznas Sumatera Barat Syamsul Bahri, saat member sambutan pada acara pengukuhan pimpinan Baznas Kota Payakumbuh periode 2016-2021, dalam acara di aula Balaikota di Bukik  Sibaluik Payakumbuh, Senin (5/9). Pengukuhan Baznas Kota Batiah itu, dihadiri pimpinan Baznas Sumatera Barat, Walikota H. Riza Falepi, Asisten II Setdako H. Amriul, Kabag Kesra Devitra, M.Si , pimpinan SKPD, camat, jajaran perbankan, ormas Islam dan undangan lainnya.

Dikatakan Syamsul Bahri, kepercayaan masyarakat keada Baznas sudah membaik. Dari tahun ke tahun, jumlah masyarakat di luar PNS dan guru, cenderung naik. Oleh sebab itu, pengurus Baznas Payakumbuh, harus banyak turun ke tengah masyarakat, melakukan sosialisasi tentang zakat, sehingga tak ada kecurigaan warga tentang pendistribusian zakat dimaksud.

“Kalau di jajaran Pemrov Sumbar, gubernur ikut melakukan intervensi, sehingga jumlah PNS dan guru membayar zakat makin memperlihatkan tanda-tanda positif,” katanya menambahkan.

Di Payakumbuh sendiri, sebut Walikota H. Riza Falepi saat memberi sambutan, potensi zakat PNS dan guru tak jauh beda dengan provinsi. Karena itu, walikota juga berjanji akan ikut mendorong agar seluruh PNS dan guru, berperan serta  menyalurkan zakatnya ke Baznas Payakumbuh. Namun demikian, walikota meminta seluruh pimpinan Baznas ikut bersama-sama merangkul seluruh lapisan masyarakat menyetor zakat ke Baznas. Lakukan sosialisasi terus menerus, agar warga kota memahami tentang zakat, tambahnya.

Dikatakan, warga kota tak perlu ragu atau curiga kepada pimpinan Baznas dalam mengelola zakat. Badan publik ini tidak hanya bertanggung jawab kepada Allah SWT. Tapi, juga kepada pemko, Baznas provinsi dan dilakukan secara transparan dan akuntabel.

“Jika seluruh masyarakat sudah menyetor zakatnya ke Baznas, dalam beberapa tahun ke depan, persoalan kemiskinkan di kota ini akan rampung.”

Pimpinan Baznas Kota Payakumbuh yang dilantik itu terdiri dari H. Mismardi, BA, sebagai ketua. Kemudian, ketua dibantu tiga orang wakil masing-masing adalah Abdul Latif, ST, Aguswan Rasyid, MA, phD, dan DR. Armen Husni.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*