Belajar dari Pengalaman, KONI Sumbar Segera Tabuh Pelatda PON

Ketua Kontingen Handrianto menyerahkan bonus kepada Tim takraw Sumbar.

Ketua Kontingen Handrianto menyerahkan bonus kepada Tim takraw Sumbar.

Advertisements

PADANG,PADANGTODAY.COM-Para duta Sumbar telah menuntaskan perjuangan di  medan laga, baik itu Pekan Olahraga Wilayah IX Sumatera, maupun Kejurnas Pra PON.

Selain sukses meraih medali, mereka juga telah memiliki tiket berlaga diarena PON.

Melihat hasil di babak kualifikasi PON ini, para duta olahraga Sumbar ini harus berjuang lebih keras lagi agar bisa meraih hasil maksimal di PON yang akan ditabuh di Jawa Barat 2016 mendatang.

Makanya, induk organisasi olahraga terbesar di Sumbar, KONI berencana akan segera menabuh Pelatda.

“Satu pekan setelah pelaksanaan Porwil ini, kami akan segera melaksanakan Pelatda PON. Kami akan segera mendata atlet yang telah lolos ke multieven terbesar di Indonesia ini,” ujar Ketua Umum KONI Sumbar Syahrial Bakhtiar.

Memang untuk bisa bersaing, Sumbar harus segera mempersiapkan diri lebih awal. Namun, persoalannya apakah rencana KONI bisa terlaksana, karena untuk melaksanakan Pelatda dana harus mencukupi.

Kalau tak ada dana, tentu pelaksanakan Pelatda ini akan seperti yang lalu dan atlet tak bisa meraih hasil maksimal.

“Kita akui persiapan atlet ke Pra PON kurang maksimal dan hasil yang didapat para atlet juga kurang bagus, di mana untuk Kejurnas Pra PON atlet kita tidak ada yang meraih medali emas. Beruntung di Porwil para atlet bisa bersaing. Makanya, untuk PON ini kita akan bersiap lebih awal. Kami optimistis itu akan terlaksana, karena pemerintah baik eksekusi maupun legislatif sangat mendukung, terutama soal dana,” terang Syahrial Bakhtiar.

Makanya, katanya, KONI mengharapkan dukungan dari masyarakat Sumbar, agar rencana ini bisa berjalan sesuai rencana.

“Awak Desember kita akan resmi Pelatda PON ini, makanya kami sangat mengharapkan dukungan dari masyarakat Sumbar agar rencana kami ini berjalan sesuai rencana,”pintanya.

Seperti diketahui untuk Porwil para atlet  membawa pulang 20 medali emas. Sedangkan Kejurnas Pra PON, para duta olahraga Sumbar ini baru bisa meraih medali perak. Beberapa cabor Kejurnas Pra PON yang bisa membawa medali perak itu, di antaranya, karate, taekwondo.

Hasil kurang maksimal yang diraih atlet yang mengikuti Kejurnas Pra PON, disinyalir kurangnya persiapan. Minimnya persiapan para atlet, karena kurangnya dana. (can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*