Belasan TPS Di Sumbar Dilakukan PSU

Advertisements

Padang-today.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merekomendasikan 12 Tempat Pemungutan Suara untuk dilakukan pemungutan suara ulang (PSU).

“Ada 12 TPS tersebut dari 9 kabupaten/kota di Sumbar,”kata Divisi Penindakan dan Pencegahan Bawaslu Sumbar, Vifner.

Menurut dia, 12 TPS tersebut diduga telah terjadi pelanggaran saat ajang Pilkada serentak 2020 digelar pada pencoblosan Rabu, (9/12).

“Data tersebut diperoleh berdasarkan pengawasan di lapangan selama hari pencoblosan,”ujar dia.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sumbar Surya Efitrimen menyebutkan benar ada 12 TPS dilakukan PSU yang tersebar sejumlah daerah di Sumbar.

Dari hasil pengawasan dan penelitian dilakukan panwaslu kecamatan dan sudah disampaikan ke KPU kabupaten kota melalui PPK,”ucap dia.

Belasan TPS dilakukan PSU diantaranya Kabupaten Limapuluh Kota sebanyak satu TPS, dua TPS di Kabupaten Pasaman Barat, tiga TPS di Kabupaten Pasaman,Kota Solok satu TPS

“Kemudian, satu TPS di Pesisir Selatan, satu TPS di Agam, satu TPS di Kabupaten Solok Selatan dan satu TPS di Kota Bukittinggi. Tanah Datar satu TPS,”jelas Surya Efitrimen.

Surya menjelaskan, Pelaksanaan PSU dilakukan ada berbagai sebab diantaranya pemilih memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) luar daerah menggunakan hak pilihnya di TPS tersebut. Pemilih memilih di dua TPS yang berbeda, pemilih memilih tanpa A5 KWK.

“Selanjutnya pemilih tidak sesuai alamat KT, ada pemilih memakai A5 KWK seharusnya mendapatkan satu surat suara, tapi pemilih mendapatkan dua surat suara,”sebut dia.

Dia menambahkan,Bawaslu Sumbar mendapatkan laporan dari kabupaten/kota ada menggelar PSU pada 13 Desember 2020.

PSU pada 13 Desember 2020 dilakukan daerah yakni Limapuluh Kota, dan Tanah Datar. “PSU paling lambat dilaksanakan empat hari setelah pemungutan suara. Ketentuan PSU diatur UU nomor 10 tahun 2019 Tentang Pilkada,”pungkas dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*