Bencana Banjir dan Longsor, UNP-Unand Akan Turunkan Ahli

Rektor UNP Prof. Ganefri, PhD.

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Untuk menelusuri penyebab bencana di Limapuluh Kota secara komprehensif, Universitas Negeri Padang (UNP) dan Universitas Andalas (Unand) akan menerjunkan tim ahlinya.

Ini diungkapkan Rektor UNP Profesor Ganefri dan mantan Rektor Unand Profesor Werry Darta Taifur, Minggu (12/3) kemarin. “Kalau UNP, kita sudah terjunkan tim sejak beberapa hari lalu. Ke depan, akan lebih difokuskan lagi,” kata Ganefri, putra VII Koto Talago ini.

Ini juga dikatakan Werry Darta Taifur. “Kami mungkin akan melakukan kerjasama dengan Pemkab, dalam menelusuri dan mencari tahu, apa benar yang menjadi penyebab bencana,” kata Werry Darta.

Tim ahli Unand maupun UNP ini, selain menelusuri di kawasan pertambangan Pangkalan, juga akan melakukan kajian ke aliran sungai sampai Waduk PLTA Koto Panjang. “Nanti, hasilnya akan kami laporkan,” kata Ganefri dan Werry.

Baznas Kucurkan Rp125 Juta

Peduli dengan bencana yang menimpa Limapuluh Kota, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat untuk kali yang kesekiannya, kembali mengantarkan bantuan kepada korban banjir dan longsor, Senin (13/3).

Sebanyak 1000 kodi buku tulis, pena dan alat peraga bagi taman kanak-kanak, didistribusikan melalui kepala sekolah di Unit Pengelola Teknis Dinas Pendidikan kecamatan Pangkalan dan Kapur IX.

Selain itu, juga diserahkan bantuan kebutuhan pokok sebagai tambahan berupa beras, minyak goreng, mie instan dan air mineral. Ketua Baznas Limapuluh Kota, Desembri Chaniago dan Wakilnya, H. Jayusman, H. Akmul dan H. Nursal ikut membagikan.

“Kita (Baznas,red) hanya menyalurkan. Sebab bantuan yang sudah kita antarkan itu, adalah sumbangan dari berbagai pihak, baik yang mengantarkannya langsung ke posko penanggulangan banjir di kantor Baznas, maupun yang mengirimnya melalui rekening bank,” kata Desembri.

“Karena itulah selain kebutuhan pokok, alat tulis menjadi sangat penting. Tadi kita salurkan bantuan senilai Rp75 juta berupa buku. Sejak kejadian, Baznas telah menyalurkan tidak kurang Rp125 juta,” jelas Desembri,

Selain berupa alat tulis dan buku, bantuan Banzas juga meliputi beras, dapur umum, sembako dan banyak lainnya.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*