Bencana Menuntun Silaturahmi, Keluarga Almarhum Buya H Abdullah Afandi ke Pangkalan

Bantuan Keluarga Almarhum Buya H Abdullah Afandi ke Pangkalan

Bantuan Keluarga Almarhum Buya H Abdullah Afandi ke Pangkalan

Advertisements

Pangkalan, PADANG-TODAY.com-Bencana dan keluarga yang membuat kali ini keluarga besar Almarhum Buya H Abdullah Afandi (anak H.Nasruddin dan Hj Syamsinar) pulang ke Pangkalan Koto Baru Limapuluh Kota, Kamis 11 Februari lalu.

Untuk meringankan musibah “dunsanak” di Pangkalan Koto Baru akibat banjir pada Minggu 7 Februari 2016 lalu, secara patungan cucu Almarhum Buya H.Abdullah Afandi (anak H.Nasruddin dan Hj.Syamsinar) menyerahkan bantuan kepada keluarga terdekat mereka.

Bantuan yang dihimpun dari 10 bersaudara kandung dan keluarga yang berdomisili di Padang 3 keluarga, Pariaman 3 keluarga, Lubuak Basuang Agam 3 keluarga dan Payakumbuh 1 keluarga dibawa menuju rumah Bako dipimpin oleh anak tertua Bakhtaruddin. Orang tua mereka sudah uzur sehingga sulit dibawa ke lokasi.

Bermodal dua mobil membawa bantuan berupa sembako, Lauk pauk yang telah masak, alat-alat dapur, alat-alat kebersihan, pakaian, dan uang tunai.

Dari sekian banyak keluarga yang ditimpa musibah banjir di Pangkalan, baru 4 keluarga yang bisa dikunjungi dan diberikan bantuan. Etek Atifah di Jorong Lakuak Gadang, Pak Etek Ataruddin di Jorong Seberang Koto Panjang, Etek Yusna di Jorong Kampung Panjang dan Etek Izati yang tidak terkena musibah banjir tapi telah lebih 2 tahun sakit lumpuh dan terbaring di rumah di Jorong Lubuak Tabuan.

“Kami juga mengajak dunsanak, terutama sepupu atau cucu dari Almarhum Buya H Abdullah Afandi di perantauan, mari kita pulang kampung melihat dan bersilaturahmi. Banyak hikmah dari musibah ini terutama menjalin tali persaudaraan yang telah dibina oleh kakek, nenek dan orang tua,” ajak Bakhtaruddin.

Bakhtaruddin dengan penuh hikmah, Sabtu (13/2) di Payakumbuh bercerita bahwa bagian terhebat dari bencana adalah munculnya rasa kemanusiaan, rasa kekeluargaan, dan rasa sebagai umat yang saling membutuhkan.

Bakhtaruddin dari lokasi yang jauh dari jalan raya itu juga menginfokan bahwa sampai Kamis 11 Februari 2016 siang bantuan dari pemerintah dan lainnya belum menyentuh sampai ke masyarakat yang tinggal jauh dari jalan raya.

“Saat ini yang sangat dibutuhkan; sembako, pakaian, obat-obatan, air bersih, penerangan/listrik, dan lainnya,” tukuk Bakhtaruddin.(dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*