Bendungan Talawi Disiapkan Jadi Objek Wisata Bahari, Goro Terpadu Bersihkan Lahan RTH 5.400 Meter Persegi

Usai goro peserta berfoto bersama dengan Walikota Riza Falepi di Bendungan Talawi.

Usai goro peserta berfoto bersama dengan Walikota Riza Falepi di Bendungan Talawi.

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Gotong royong terpadu membersihkan rencana  lokasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Bendungan Talawi di Kelurahan Ompang Tanah Sirah, Kecamatan Payakumbuh  Utara, berlangsung sukses dalam suasana  ceria dan   semangat kekeluargaan yang tinggi, Jumat (23/10). Goro terpadu dalam persiapan pemko mengimplementasikan program pengembangan kota hijau (P2KH) yang dijanjikan pemerintah pusat buat Payakumbuh.

Ratusan anggota TNI/Polri bersama Korpri dan Forum Komunitas Hijau (FKH)  dan warga setempat, dipimpin langsung Walikota H. Riza Falepi, dalam rentang waktu 3 jam,  berhasil membuka lahan RTH seluas 5.400 meter persegi yang sebelumnya ditumbuhi tanaman barau dan semak belukar lainnya. Dalam goro ini juga ikut Asisten I Setdako Yoherman, Asisten III H. Iqbal Bermawi, Kadis PU Marta Minanda dan Kepala DTRK Elvi Jaya, camat  serta sejumlah pimpinan SKPD lainnya.

Keterangan Kepala Dinas PU Payakumbuh, Marta Minanda dan Kepala DTRK Elvi Jaya, Kementerian PU dan Perumahan Rakyat RI, sudah menyetujui untuk membantu pembangunan ruang terbuka hijau  di Payakumbuh buat lima tahun ke depan. Selama lima tahun itu,  pihak pusat mentarget Payakumbuh dapat menyediakan lahan minimal 5 hektar untuk RTH pada sejumlah lokasi di kota ini.

Setelah lahan dibuka untuk RTH, pada kawasan Bendungan Talawi itu, awal tahun depan akan dibangun taman-taman dan  areal permainan anak-anak, serta penanaman pohon penghijauan.  Tahap pertama, di tahun 2016, Kementerian PU Pera akan mengucurkan dana Rp5 Miliyar dalam menyukseskan kegiatan P2KH.

Menurut Walikota Riza Falepi, ke depan Bendungan Talawi bakal dijadikan objek wisata bahari yang representatif. Secara bertahap, pemko akan mengalokasikan dana APBD buat pembangunan jalan inspeksi di sepanjang Sungai Batang Lampasi tersebut. Tapi,  Dinas PU juga sudah mengajukan proposal ke Kementerian PU Pera, agar pembangunan jalan inspeksi itu dapat dibiayai lewat APBN.

Kadis PU Marta Minanda, mengakui,  pihaknya sudah menyerahkan proposal ke kementerian terkait tentang itu. “Mudah-mudahan, tahun depan kita sudah menerima jawabannya,” simpul Marta. Sebelumnya, sebut Marta, pemerintah pusat dan pemprov, juga sudah mengucurkan dana puluhan miliyar rupiah untuk membangun normalisasi sungai Batang Lampasi itu.

Di awal acara, Walikota Riza Falepi  menyerahkan alat-alat gotong royong kepada Ketua Forum Komunitas Hijau Payakumbuh Risman Mansyur dan kepada perwakilan TNI/Polri. Kemudian, walikota juga menanam pohon penghijauan di pinggir jalan inspeksi di Bendungan Talawi.(rel/dod)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*