Bentrokan Antar Pemuda Dipicu Kesalahpahaman

ilustrasi bentrokan

ilustrasi bentrokan

Advertisements

PADANGTODAY.COM – Bentrokan antar pemuda Desa Ohoi Soeindrat dan Desa Ohoi Elat, Maluku Tenggara terjadi di perbatasan kedua desa tersebut, Senin (4/5). Bentrokan dipicu kesalahpahaman menyangkut masalah pemuatan material di dermaga baru Elat.

Polres Maluku Tenggara (Malra) melakukan penjagaan secara ketat di perbatasan. Seorang pemuda tewas dan dua lainnya luka akibat terkena anak panah, sehingga harus dirujuk ke RSU Kareal Satsuitubun, Langgur.

Korban meninggal dunia bernama Harun Divinubun (25) akibat terkena anak panah di dada, sedangkan korban masing-masing Oman (29) akibat terkena panah di betis, dan Haris Baranratut (25) yang terkena panah di perut.

Haris sampai berita ini diturunkan masih mendapat pertolongan medis di unit gawat darurat, sementara jenazah Harun sudah dipulangkan ke rumah duka di Desa Karkarit.

Kapolsek Elat, Key Besar Tengah, AKP Nahum Tengah membenarkan peristiwa bentrokan tersebut. Polisi dibantu anggota TNI dari Koramil Elat masih berada di lokasi peristiwa, untuk mengantisipasi kemungkinan bentrokan susulan.

“Kami juga sudah meminta bantuan dari Polres Malra dan besok akan ada penambahan pasukan. Saat ini situasi sudah kondusif,” kata Nahum kepada wartawan, Selasa (5/5).

Kapolsek Nahum berharap warga masyarakat desa Ohoi Elat maupun Ohoi Soeindrat dapat menahan diri agar bentrokan tidak berkepanjangan.

“Kami akan mengusut perkara ini hingga tuntas dan diketahui akar masalahnya. Warga dua desa kami harap menahan diri,” katanya.

 

(cob/uil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*