Berkat Dukungan Masyarakat Padang Pariaman, Pertumbuhan Ekonomi Terus Meningkat

PADANGPARIAMAN, PADANGTODAY.com-Sekda Padangpariaman Jonpriadi menyatakan, daerahnya salah satu estalase berbagai jenis bencana alam. Tahun 2009 yang lalu Kabupaten Padangpariaman diterjang musibah gempa bumi. Akibat musibah tersebut ribuan rumah penduduk dan sarana umum porak porak, karena terjangan gempa bumi.

Advertisements

“Namun, berkat dukungan semua lampisan masyarakat Padangpariaman bangkit. Bahkan tingkat pertumbuhan ekonomi pasca gempa bumi terus bangkit,” kata Jonpriadi saat meneirma rombongan studi banding dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar Provinsi Riau di Kantor Bupati Padangpariaman, kemarin.

Katanya, saat musibah gempa tahun 2009 tingkat ekonomi masyarakat Padangpariaman rata-rata anjlok, karena masyarakat umumnya sebagai petani. Kenapa tidak, lahan persawahan mereka rusak, karena terjangan musibah gempai. Tapi, secara perlahan masyarakat bangkit dan melakukan perbaikan ekonomi mereka kembali.

“Sekarang tingkat pertumbuhan ekonomi masyarakat Padangpariaman terbaik di Sumatra Barat ini. Semua itu tanda program Pemkab Padangpariaman dalam memajukan daerahnya dalam segala bidang pembangunan berjalan dengan baik. Namun, program kita itu berjalan dengan baik tentu berkat dukungan semua pihak di daerah ini,” ujarnya.

Sementara itu, pada sisi lain, Jonpriadi mengatakan tim penggerak PKK merupakan mitra kerja pemerintah dan menjadi ujung tombak dalam pembangunan dan memberdayakan masyarakat. PKK sebagai organisasi yang berhubungan langsung dengan keluarga memiliki andil yang sangat besar dalam membina dan memaksimalkan anggota keluarga melalui para kadernya.

“Keluarga merupakan pondasi awal dan modal dasar pembangunan serta keluarga sebagai lingkungan sosial pertama dalam kehidupan manusia. Kita berharap kunjungan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar sebagai motivasi dan peran serta Tim dan kader penggerak PKK dalam pemberdayaan dan pembinaan masyarakat ke depan,” ujarnya.

Sedangkan Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Hj. Eva Jeffry Noor mengatakan studi banding ini telah direncanakan sejak lama. Ia menilai Padangpariaman layak dijadikan lokus karena seiring pesatnya kemajuan pembangunan yang juga berkat peran aktif PKK.

Dijelaskannya, peserta studi banding berjumlah 30 orang kader PPK. Ia akan mendatangi kerajinan-kerajinan dan jenis usaha kecil menengah yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat untuk diterapkan didaerahnya.

“Di Kabupaten Kampar kita telah membuka lapangan kerja produkrtif bagi masyarakat seperti menjahit, beternak, berkebun dan lain sebagainya,” tambahnya mengakhiri. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*