Binturung Masuk Dalam Perangkap Landak

Advertisements

Padang-today.com__Hewan Binturung dapat ditemukan di selatan Asia Tengara. Sperti di Indonesia, Bangladesh, Bhutan, Myanmar, Filipina, Thailand dan Vietnam. Dengan tampilan fisiknya mirip hewan Musang, hewan Binturung memilki badan yang cukup besar dan menakutkan dibandingkan Musang.

Baru baru ini, Sabtu 22-06-2019 masyarakat Korong Tungka Kampuang Panyalai, Nagari Koto Baru, Kecamatan Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, menemukan hewan langka jenis Binturung. Hewan itu masuk dalam perangkap Landak yang diletakan dibelakang rumah warga.

Binturung memilki berat sekitar 9-20 kg dengan panjang tubuhnya sebesar 6—96 cm.Binturung atau dikenal juga sebagai hewan pamakan daging ini adalah spesies terbesar dalam keluarga Musang. Hewan ini memiliki bulu dengan warna yang bervariasi.

Meskipun binturung termasuk hewan pamakan daging misalnya seperti burung atau mamalia kecil, hewan ini juga memakan buah-buahan, sayuran, dan ikan. Binturung banyak beraktivitas di malam hari, sedangkan di siang hari biasanya mereka tidur dan berjemur di bawah matahari.

“ Perangkap Landak diletakan di belakang rumah pada malam hari, paginya saya melihat perangkap tersebut, yang didapatkan bukan landak, tetapi seekor Musang besar. Dengan masuknya Musang besar itu, saya memberitahukan kepada kakak saya,” ujar Andre (20) warga yang memasang perangkap Landak di belakang rumahnya menuturkan kepada wartawan, Sabtu 22-06-2019.

Setelah diketahui kakaknya, ia bersama kakanya itu mengamankan hewan itu di rumahnya. Kakak andre diketahui bernama Buyuang Tojo itu khawatir dengan hewan temuannya itu untuk dibawa ke permukiman warga.

“ Saya takut kalau hewan tersebut lepas dari perangkap, sehingga hewan itu mengamuk dan masuk dalam pemukiman warga,” kata kakak Andre, Buyuang Tojo.

Wali korong Tungka Kampuang Panyalai, Burmawi mengatakan, kita hanya menyerahkan kepada orang yang mempunyai perangkap. “ Maunya dikemanain hewan tersebut, mau dipelihara atau diserahkan kepada BKSDA atau pihak kebun binatang,” ujarnya.

Artinya, pihak yang menemukan hewan tersebut yang dapat bersikap dalam kelangsungan hidup hewan Binturung itu. Kenapa demikian, keluarga Andre dan Buyuang Tojo itu telah mengeluarkan beberapa biaya untuk ke amanan hewan tersebut. (Herry Suger)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*