Bra Impor : Forkompinca Sidak Kepasar Tradisional

Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan V Koto Timur lakukan sidak mendadak di Pasar Tradisional Padang Alai.

Advertisements

Padang-today.com__Alat penyangga payudara wanita yang berasal dari luar negeri ‘Bra’ diduga mengandung bhakteri telah membuat para pengguna alat tersebut merasah resah. Belakangan ini sudah banyak penguna atau konsumen alat tersebut mengalami nyeri dan gatal gatal di daerah sekitar payudara.

Dengan adanya laporan masyarakat menderita sakit memakai alat tersebut, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan V Koto Timur lakukan sidak mendadak di Pasar Tradisional Padang Alai.

Tidak tangung-tanggung hasil sidak pada hari jumat, 23/02/2018 sekitar jam 11.30 Wib yang dipimpin lansung oleh Camat V Koto Timur, Arlis bersama Kepala Pukesmas Padang Alai, Siskawati  membuahkam hasil, Tiga buah Bra yang dijual oleh Upik (36 Tahun) didapat mengandung zat berbahaya seperti adanya cairan dan ulat dalam bra yang merek yoyirou produk cina.

Barang bukti ini sudah jelas berbahaya terhadap masyarakat yang memakainya. Selama ini kita hanya mendengar melalui media saja, hari ini kepastian itu terbukti. Bra berbahaya masih beredar bebas dipasaran tradisional. Kami dari kecamatan akan membawa ke kantor dulu. Setelah itu akan dilakukan kordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Padang Pariaman agar bisa secepatnya melakukan uji labor. Supaya masyarakat yang selama ini resah bisa terjawab apa akibat menggunakan Bra berbakteri ini,” tegas Arlis yang Ketua Limkoti ini kepada wartawan.

Ia menghimbau kepada pedagang pasar agar lebih berhati-hati dalam membeli merek Bra. Teliti dahulu apa mereknya, ” Jangan sampai yuyirou produk impor ini masih dibeli dan diperdagangkan secara bebas,” harapnya.

Siskawati Kepala Pukesmas Padang Alai menghimbau agar penjual pakain lebih cerdas dalam membeli barang yang akan dijual kepada pelangganya, kususnya pakain dalam wanita ( bra). ” Jangan mudah terpengaruh barang murah tapi bagus. Ini salah satu upaya dari mafia perdagangan untuk mengelabui konsumen dalam memasarkan produknya,” kata dia.

Bra Impor dari Luar

katanya, barang bukti yang kita temukan dari hasil sidak ini akan ditangani sementara oleh pihak Kecamatan. Untuk selanjutnya akan diserahkan ke Dinas Kesehatan Padang Pariaman guna dilakukan uji labor. “Kami berharap agar hasil dari uji labor dari Dinas Kesehatan Padang Pariaman bisa secepatnya mendapat informasi kelanjutkan mengingat masyarakat hingga saat ini begitu tinggi tingkat penasaranya” imbuhnya

Terlihat hadir dalam sidak Forum komunikasi Pimpinan Kecamatan, Kanit Intel V Koto Kampung Dalam, Babinkamtibmas bersama Sekretaris Nagari Gunuang Padang Alai dan perangkat Nagari terjun menyelusuri pasar tradisional Padang Alai.(tim)
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*