Bukit Cambai Bakal Menjadi Destinasi Wisata Primadona Kabupaten Solok

.

* Kawasan Danau Kembar Diarahkan jadi Wisata Buah
.

SOLOK, PADANG-TODAY.COM

Kawasan Danau Kembar (Danau Diatas dan Danau Dibawah) akan menjadi tujuan wisata khusus di Kabupaten Solok. Di samping pengembangan wisata panorama, kawasan tersebut ke depannya akan diarahkan untuk wisata buah. Rencana ini disebabkan daerah tersebut memiliki tanah yang subur dan iklim yang sangat mendukung. Untuk perencanaan tersebut, satu kawasan akan menjadi percontohan dan penelitian. Kawasan tersebut adalah Bukit Cambai yang terletak di pertengahan tiga danau, yaitu Danau Diatas, Danau Dibawah dan Danau Talang. Dari kawasan tersebut, ketiga danau tersebut dapat terlihat dengan jelas.

Untuk memulai perencanaan tersebut, Bupati Solok Gusmal mengunjungi Balat Penelitian Buah (Balitbu) Aripan, kemarin. Dalam kunjungan tersebut, Gusmal menegaskan pengembangan wisata buah di kawasan Danau Kembar merupakan upaya untuk menciptakan destinasi wisata baru dan alternatif di Kabupaten Solok. Bukit Cambai menurut Gusmal menjadi pilihan karena letaknya yang sangat istimewa.

“Saat kita naik ke Bukit Cambai, akan terlihat dengan jelas tiga danau tersebut. Pemandangannya sangat asri dan segar. Ini sangat sesuai dengan prinsip pariwisata kembali ke alam (back to nature),” ujarnya.

Namun, Pemkab Solok masih dihadapkan pada sejumlah kendala di lapangan. Di antaranya akses jalan menuju ke Bukit Cambai masih belum memadai. Hal ini menurut Gusmal akan menjadi salah satu fokus perencanaan, agar pengunjung mendapatkan kenyamanan dan kemudahan menuju dan saat berada di lokasi.

Sementara itu, program wisata buah, Gusmal berharap Balitbu Aripan melakukan penelitian tentang buah apa yang paling cocok ditanam di kawasan tersebut. Hal ini ditanggapi antusias oleh pihak Balitbu Aripan. Menurut Kepala Balitbu Aripan, Mizu Istianto, pihaknya siap bekerja sama dengan dengan Pemkab Solok. Menurut Mizu, pihaknya juga telah mengembangkan sejumlah varietas buah di beberapa wilayah di Kabupaten solok. Di antaranya, di Nagari Selayo pihaknya sudah mencoba mengembangkan tanaman pisang dan durian. Kemudian di daerah Singkarak, buah naga memiliki prospek menjanjikan. Di kedua wilayah itu, masyarakat sudah mulai bisa membudidayakan di pekarangan rumahnya.

“Untuk di kawasan Danau Kembar, kita akan melakukan penelitian tentang buah apa yang bisa kita kembangkan dan cocok di daerah tersebut. Sehinga setiap daerah mempunyai ciri khas buah masing-masing,” ujarnya. (*)

[YANCE GAFFAR / RIJAL ISLAMY]

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*