Bupati Agam Kembali dapat Penghargaan

Agam, PADANGTODAY.com-Menjelang akhir jabatan sebagai kepala daerah, Indra Catri kembali mengharumkan nama Kabupaten Agam ditingkat Provinsi Sumatera Barat. Pasalnya Bupati Agam Indra Catri telah berhasil meraih penghargaan ketahanan pangan tingkat Provinsi.

Advertisements

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Ali Asmar, disela pembukaan Gelar Pangan Nusantara oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, di lapangan Tarandam, Padang, (15/9).

Penghargaan yang diterima bupati itu merupakan keberhasilan Pemerintah Kabupaten Agam dalam meningkatkan produksi padi diatas 5% tahun 2014 di daerah tersebut. Peningkatan produksi padi ini berhasil diraih oleh delapan Kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat, dan salah satunya Kabupaten Agam.

Bupati Agam Indra Catri, mengatakan, hal yang dilakukan dalam pencapaian peningkatan produksi padi ini semua tidak berjalan dengan mulus, berbagai persoalan ditemui mulai dari iklim, hama dan penyakit tanaman lainnya, hingga persoalan yang lebih besar lagi seperti alih fungsi lahan menjadi tantangan sendiri bagi Agam.

“Namun demikian, untuk upaya menggiatkan pertanian di Agam telah menjadi target capaian selama ini. Mayoritas masyarakat Agam yang bergantung dari hasil pertanian butuh dukungan dari berbagai program pemerintah baik daerah maupun pusat,” katanya.

Dikatakan bupati, satu diantara yang dilakukan Pemkab Agam selama ini yaitu dengan menggelorakan semangat menanam. “Agam Menyemai” menjadi semboiyan Agam dengan hasil yang dibuktikan dari deretan prestasi di lingkup dunia pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (Dispertahornak) Kabupaten Agam, Ir. Afdal, merincikan, bahwa Peningkatan produksi padi di Kabupaten Agam tahun 2013 sebanyak 306.225 ton dan tahun 2014 meningkat sebesar 5,32% sehingga meningkat menjadi 322.501 ton.

Selain itu, peningkatan luas tanam padi tahun 2013 seluas 57.215 ha dan tahun 2014 meningkat sebesar 2,53% sehingga luas tanam padi di tahun 2014 menjadi 58.660 ha. Kemudian luas panen tahun 2013 57.893 ha dan ditahun 2014 meningkat sebesar 1,01% sehingga menjadi 58.476 ha dan Provitas tahun 2013 sebanyak 5,29 ton per ha sementara tahun 2014 meningkat menjadi 5,52 ton per ha.

“Meningkatnya produksi padi ini karena jaringan irigasi sudah bagus, jadi petani yang awalnya cenderung menanam jagung sekarang beralih fungsi untuk menanam padi, sehingga luas tanam jagung di Kabupaten Agam mengalami penurunan,” terangnya.

Dikatakan Afdal, tahun 2013 luas tanam jagung 8.780 ha dan tahun 2014 menurun sebesar 12,85%, sehingga luas tanam jagung menjadi 7.652 ha. Namun demikian, untuk luas panen jagung mengalami peningkatan sebab masih adanya sisa tanaman jagung tahun 2013 dipanen pada tahun 2014, sehingga provitas dan produksinya pun mengalami peningkatan. (can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*