Bupati dan Wakil Bupati Monitor Pembangunan Jalan

Bupati Ali Mukhni denganj Wakilnya tinjau pembangunan jalan Tiram dan BIM

Bupati Ali Mukhni dengan Wakilnya tinjau pembangunan jalan Tiram dan BIM

Padangpariaman,PADANG-TODAY.COM-Bupati Padangpariaman Ali Mukhni bersama Wabub meninjau pembangunan jalan leter U yang menghubungkan Bandara Internasional Minangkabau ‘BIM’ dan Ulakan di belakang BP2IP Tiram, Ulakan Senen 06-06-2016 beberapa waktu lalu.

Katanya, pekerjaan yang di embankan masyarakat kepadanya adalah amanah dari masyarakat. Untuk itu setiap mengawali pekerjaan, kita niatkan untuk ibadah karena Allah SWT.

“Setiap mengawali pekerjaan, kita niatkan untuk ibadah karena Allah SWT,” kata Ali Mukhni ketika meninjau pengerjaan jalan di belakang BP2IP, Tiram, Ulakan.

Dalam siaran perss Humas Setdakab, Memasuki hari kedua puasa, tidak menghalangi Bupati Ali Mukhni melaksanakan tugasnya memonitor dan mengawasi setiap pekerjaan yang ada di wilayah kerjanya. Nyatanya baru baru ini ia telah menyelesaikan pembebesan lahan jalan lingkar Buayan. Dan dihari kedua ini Bupati melakukan monitor pembangunan jalan di Tiram.

Dijelaskan,  jalan BIM-Ulakan merupakan agenda prioritas pembangunan di Sumbar karena menghubungkan sedikitnya lima daerah yaitu Kota Pariaman, Kab. Agam, Kab. Pasaman, Kab. Padang Pariaman dan Kota Padang.
Ia menambahkan, jalan yang rusak berat berada di belakang BP2IP Tiram sepanjang 2,5 Kilometer dengan rencana dana untuk memperbaikinya mencapai Rp5 Milyar.

Bupati menegaskan, pekerjaan jalan di BP2IP Tiram ini sangat mendesak dan dibutuhkan masyarakat. Saya memonitor langsung pengerjaan jalan agar bisa selesai sebelum lebaran nanti, kata Ali Mukhni yang didampingi Wabup Suhatri Bur.

Pada kesempatan itu, Ia juga memberi masukkan kepada kontraktor untuk melakukan pelebaran terhadap satu unit jembatan yang dilalui pengguna jalan karena jembatan yang ada kurang memadai dan sempit. Begitu juga dengan pengerjaan drainase harus dibuat lebar karena kemungkinan ada perencanaan pelebaran jalan ke depannya.

“Jembatan ini perlu direhab, karena tidak bisa dilalui secara leluasa oleh kendaraan roda empat,” kata pria kelahiran 16 September itu.(suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*