Bupati Irdinansyah: OPD Hati Hati Kelola Arsip Karena Bisa Bersentuhan Dengan Hukum

Fhoto : Bimbingan Teknis kearsipan bagi pengelola arsip OPD, Camat, Wali Nagari di Tanah Datar yang digelar di Aula Islamic Center Tanah Datar (14/05/18).(ddy)

Advertisements

TANAH DATAR, www.padang-today.com,- Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi ingatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk hati hati dalam mengelola arsip, karena jika hilang akan bisa berkaitan dengan permasalahan hukum.

“Arsip adalah suatu hal yang penting, setiap instansi harus berupaya melakukan perlindungan, pengamanan dan penyelamatan dokumen kearsipan. Jika hilang ataupun lalai dalam menjaganya UU Nomor 23 Tahun 2009 Tentang Kearsipan bisa dituntut pidana,” ungkap Bupati Irdinansyah Tarmizi yang didampingi oleh Kepala Pusat Akreditasi Pengawasan Kearsipan Nasional Rudianton, Kadis Perpuatakaan dan Kearsipan Tanah Datar Marwan dalam acara bimbingan teknis kearsipan bagi pengelola arsip OPD, Camat, Wali Nagari di Tanah Datar yang digelar di Aula Islamic Center Tanah Datar (14/05/18).

Bupati juga mengingatkan jika kearsipan jangan dianggap sepele karena itu bisa saja menjadi dokumen penting dan harus diselamatkan oleh negara yang akan diperlukan sewaktu-waktu.

“Bimtek ini diselenggarakan untuk membuka wawasan peserta agar lebih berhati-hati soal masalah arsip karena berkaitan dengan permasalahan hukum dan harus diselamatkan Negara,” katanya.

Sebutnya, Pemda Tanah Datar harus bertanggungjawab terhadap penyelenggaraan kearsipan seperti yang diamanatkan dalam Pasal 8 ayat (3) UU Nomor 43 tahun 2009 yakni pembinaan kearsipan kabupaten/kota terhadap pencipta arsip di lingkungan daerah kabupaten/kota.

Oleh karena itulah, masalah arsip harus menjadi tujuan bersama dalam menyimpan dan menyelamatkan dokumen biasa ataupun yang rahasia pemerintah sehingga apabila sewaktu-waktu dibutuhkan akan tersedia.

Sementara itu, Rudianton yang hadir sebagai nara sumber dalam bintek ini mengatakan jika pengelola kearsipan di lingkungan pemerintah setelah bintek ini harus mampu mengadopsi ilmu kearsipan dan mampu mengaplikasikan di OPD masing-masing terutama di di Pemerintahan Nagari.

Didepan 170 orang peserta bintek kearsipan ini, Rudianton berpesan agar peserta yang ikut dalam bimtek kali ini dapat menindak lajuti apa yang didapat dan segera merealisasikannya di OPD masing-masing.

Sebelumnya Kadis Perpustakaan Dan Kearsipan Tanah Datar, Marwan menerangkan jika bintek ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, kemampuan, dan keterampilan dalam mengelola arsip dinamis, dalam upaya meningkatkan tertib arsip di lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

“Memberikan bekal teknis, arah, dan pedoman pengelolaan arsip dimulai dari penciptaan, pengurusan, penggunaan, pemeliharaan hingga penyusutan arsip. Sekaligus untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya ASN di bidang tata kelola kearsipan,” tetang Marwan.(ddy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*