Damsuar Katakan Program Padang Pariaman Sehat Libatkan Semua Pihak

Wakill Bupati Padang Pariaman Damsuar.

Wakill Bupati Padang Pariaman Damsuar.

Advertisements

PADANGPARIAMAN, PADANGTODAY.com-Wakil Bupati Padang Pariaman Drs. H.Damsuar Dt.Bandaro Putiah mengatakan, Program Padang Pariaman Sehat, melibatkan seluruh pihak dalam menjangkau masyarakat yang tak terjangkau dalam pelayanan kesehatan. Seluruh lintas sektor ikut berpartisipasi aktif mulai Wali Korong, Wali Nagari, Camat berperan dalam pengurusan kepesertaan Jaminan Kesehatan pada BPJS Kesehatan dan bantuan Badan Amil Zakat.

Hal tersebut diungkapkan Drs.H.Damsuar Dt.Bandaro Putiah ,Jumat (17/04/2015) ketika menjadi Inspektur Upacara, pada Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Paritmalintang, kegiatan HKN yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman tersebut, juga dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah serta Kepala SKPD dilingkup Pemkab Padang Pariaman.

Hari Kesadaran Nasional tingkat Kabupaten Padang Pariaman yang digelar setiap tanggal 17 tersebut sekaligus memperingati hari Kesehatan Sedunia setiap tanggal 7 April, Hari Anak Balita setiap tanggal 8 April dan, Hari Demam Berdarah setiap tanggal 22 April dan Hari Imunisasi setiap tanggal 24 April.

Menurut Damsuar, Padang Pariaman Sehat telah disosialisasikan semenjak bulan Juli 2014 lalu dan sudah dicanangkan oleh Mentri Kesehatan Republik Indonesia pada tanggal 20 Februari 2015 bersama Bupati Padang Pariaman. Setiap bidan desa yang mengunjungi rumah masyarakat tersebut dibekali dengan buku kendali yang ditandatangani oleh pemilik rumah. Setiap bulan buku kendali tersebut direkap sebagai bahan evaluasi oleh Dinas Kesehatan.

“Pemerintah Kabupaten Padangpariaman memiliki komitmen yang tinggi terhadap pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat miskin. Tidak ada masyarakat miskin yang tidak berobat karena tidak mempunyai biaya, itu tekad kita. Pemerintah Padang Pariaman sedang melaksanakan Outbreak Response On Immunization (ORI) atau Imunisasi Difteri. ORI ini untuk memberikan perlindungan kepada kelompok rentan sehingga dapat memutuskan rantai penularan dari penyakit difteri,” jelas Damsuar

Menurut Damsuar, sasaran pemberian imunisasi ORI untuk anak 2 bulan sampai dengan 15 tahun adalah sebanyak 137.014 orang. Dengan pelaksanaan ORI yang berkualitas, penyakit difteri yang telah terjadi di kota Padang diharapkan tidak akan menular di Kabupaten Padang Pariaman.

Kemudian, tambah Damsuar, semenjak tahun 2007, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sudah memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakatnya, terutama masyarakat miskin dan orang tidak mampu. Pada keadaan tahun 2015 ini ada sekitar 205.273 jiwa (51,3%) sudah mempunyai jaminan kesehatan BPJS Kesehatan, yang terdiri dari 45.167 orang peserta mandiri, 138.633 orang PBI APBN (Jamkesmas) dan 21.673 orang dijamin oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Jamkesda. (Darwisman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*