Dandim 0306/50 Kota: TNI Terlibat Narkoba, Langsung Pecat

Dandim 0306 50 Kota TNI Terlibat Narkoba, Langsung Pecat

Dandim 0306 50 Kota TNI Terlibat Narkoba, Langsung Pecat

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Maraknya peredaran narkoba di Luak Limo Puluah (Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota) akhir-akhir ini membuat berbagai pihak cemas. Bahkan, intansi Pemerintah ikut mewaspadai pegawainya ikut terlibat sebagai pemakai dan pengedar narkoba.

Sebagai langkah antisipasi, masing-masing intansi Pemerintah dan Sekolah dilakukan tes urine berkerjasama dengan BNN Kota Payakumbuh. Begitu juga dengan instansi pertikal seperti TNI dan Polri juga ikut melakukan tes urine terhadap ratusan anggotanya.

Seperti yang dilakukan Kodim 0306/50 Kota Senin (22/3) kemarin. Seluruh Anggota TNI melakukan tes urine  guna membuktikan jika anggota TNI bebas dari pengaruh buruk narkoba. Disamping itu juga bentuk pencegahan, penyuluhan, pemahaman serta larangan jangan sampai keluarga dan anggota terlibat narkoba. Kegiatan ini merupakan salah satu cara pembinaan satuan.

“Pimpinan TNI telah menetapkan sanksi tegas bagi anggotanya menggunakan obat-obatan terlarang berdasarkan peraturan perundang-undangan dan Hukum Militer.  Sangsinya jelas dari Panglima TNI bagi pimpinan atau pejabat TNI yang terlibat, maka langsung dipecat dari kedinasan,” jelas Dandim 0306/50 Kota letkol Inf. Heri Sumitro, S.Pd, Senin (21/3) kemarin disela-sela tes urine kemarin.

Disampaikan Heri Sumitro, TNI sangat komit untuk memerangi peredaran narkoba di Indonesia. Apalagi, Kodim 0306/50 Kota berada didaerah perlintasan Sumbar-Riau, sehingga sangat rentan dengan tipu daya narkoba. Terbukti, sering kali Polisi menangkap kurir narkoba asal Aceh, Riau, Batam hingga luar negeri yang masuk Sumbar melalui via Limapuluh Kota.

“Jadi kita inginkan semua prajurit bebas dari pengaruh buruk narkoba. Dan TNI siap jadi contoh, tauladan bagi masyarakat. Untuk itu kita pastikan jika anggota kita tidak ada yang terlibat narkoba baik pemakai maupun pengedar, jika ada TNI tidak akan toleransi,” jelas Heri Sumitro bertegas-tegas.

Kepala BNN Payakumbuh AKBP Firdaus ZN di Bantu oleh tim BNN Payakumbuh  mengatakan hasil pemeriksaan melalui Alat Multi Drug Test Urine, tidak ada satupun prajurit Kodim yang terbukti menggunakan narkoba. Kalau garis di alat tes ada satu berarti positif. Kalau garis ada dua berarti negatif. “Tidak ada anggota yang terlibat,” jelas Kepala BNN Kota Payakumbuh Firduas ZN, disela-sela tes urine.(dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*