DANDREM SUMBAR TEKANKAN PRAJURIT TNI AGAR NETRAL

Ratusan prajurit Komando Resor Militer (Korem) 032/Wirabraja, mulai dari Perwira, Bintara, Tamtama dan Aparat Sipil Negara (ASN) Korem 032/Wbr, menerima sosialisasi tentang Netralitas TNI dalam Pilkada 2018 secara serentak di Gedung Sapta Marga Makorem 032/Wirabraja Jalan Jenderal Sudirman No. 29 Padang, Jum’at (26/1).

Advertisements

 

Padang-today.com – Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Mirza Agus, S.I.P menyatakan Tentara Profesional ialah Tentara yang tidak berpolitik praktis, tidak berpolitik praktis dimaknai dengan Konsistensi Netralitas TNI yang merupakan bagian dari komitmen TNI dalam rangka ikut serta menyukseskan Pemilu/Pemilukada, dimana TNI lebih mengedepankan kepentingan bangsa dan negara dengan mengedepankan Sikap Netralitas TNI.

“Pemilu/Pemilukada mempunyai nilai yang sangat strategis bagi perjalanan Bangsa Indonesia ke depan. Sesuai UU No 34 tahun 2004 tentang TNI pasal 2 ditegaskan bahwa Tentara Profesional ialah Tentara yang tidak berpolitik praktis, tidak berpolitik praktis dimaknai dengan Konsistensi Netralitas TNI yang merupakan bagian dari komitmen TNI dalam rangka ikut serta menyukseskan Pemilu/Pemilukada, dimana TNI lebih mengedepankan kepentingan bangsa dan negara dengan mengedepankan Sikap Netralitas TNI,”kata Brigen TIN, Mirza Agus dalam acara sosialisasi Netralitas TNI bersama KPU dan Bawaslu di Aula Makorem Sumbar.

Ia menjelaskan, Korem sudah mendapat pembekalan dari KPU dan Bawaslu tentang pemahaman Netralitas TNI yang diberikan kepada setiap Prajurit. Selain itu, juga ada buku saku tentang netralitas TNI yang digunakan untuk pendomanan khususnya bagi Prajurit jajaran Korem 032/Wbr.

“Untuk memastikan anggota tidak terlibat dalam politik pilkada setiap Dan/Ka/Satdisjan Korem 032/Wbr secara continue mengecek tentang langkah-langkah anggota TNI-AD di lapangan. Untuk hal pencegahan selalu mengingatkan bahwa resiko perorangan, meskipun setelah kejadian akan membawa nama institusi jelek, kami akan memberikan tindak tegas sesuai aturan apabila ada yang terlibat,”tegasnya.

Mengingat pentingnya sikap Netralitas bagi soliditas Prajurit Korem 032/Wbr dalam pembangunan profesionalisme TNI, tambah Mirza Agus maka netralitas TNI harus benar-benar dipahami, dihayati dan diimplementasikan dalam kehidupan prajurit Korem 032/Wbr.

Ia menyatakan, prajurit TNI di jajaran Korem Sumbar konsisten akan membantu dan mengawal agar pelaksanaan pilkada nantinya dapat berjalan dengan baik, professional, modern dan transparan agar hasilnya nanti dapat memberikan kemajuan bagi masyarakat bangka Belitung.

“Hal ini penting dilakukan sebagai salah satu wujud nyata dalam ikut serta mendukung tegaknya demokrasi Pancasila,”katanya.

Danrem juga menambahkan bahwa stabilitas kemanan, politik yang sehat dan mantap merupakan hal yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, karena tanpa stabilitas politik yang sehat serta keamanan yang tidak stabil maka pertumbuhan ekonomi tidaj mungkin dapat berjalan lancar.

Sementara itu Ketua Bawaslu Sumbar Surya Efitrimen mengatakan, tentang ketentuan anggota TNI yang ikut mencalokan sebagai Kepala Daerah, sesuai atuaran undang-undang PKPU Pasal 7 Ayat 2 secara tegas diatur, bahwa anggota TNI, harus menyatakan secara tertulis mengundurkaan diri sebagai Tentara Nasional Indonesia.

“Jadi sudah ada aturan secara tertulis terhadap prajurit TNI,nah bagi pajurit TNI yang akan mengikuti Pemilu dan Pilkada harus membuat pernyataan mengundurkan diri dari dinas aktif (pensiun) sebelum tahap pelaksanaan Pemilu dan Pilkada,”katanya.

Hadir dalam acara sosialisasi Netralitas TNI Danrem 032/Wbr, Kasrem 032/Wbr, Komisioner KPU RI, Ketua KPU Sumbar, Ketua Bawaslu Sumbar, Para Kasi Korem 032/Wbr, Para Dandim jajaran Korem 032/Wbr, Danyon 131/Brs,133/YS, Para Dan/Ka Disjan Korem 032/wbr.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*