Dari Rumah Rossa, Pipik Dian Siap-Siap Jadi Kontraktor

pipikdianJakarta, PADANGTODAY.com – Pipik Dian Irawati, Istri almarhum Ustaz Jeffry Al Buchory, mengaku akan menjual rumah yang pernah ditempatinya bersama mendiang sang suami. Seperti diketahui, kediaman Pipik terbakar pada Jumat (20/6) dini hari. Dari hasil penyelidikan polisi, terungkap kalau pria berinisial IV diduga sebagai pelaku pembakaran sekaligus pencurian uang Pipik sekitar Rp 4 juta. Kondisi rumah sekarang ini memprihatinkan dan butuh direnovasi.

Advertisements

“Kalau tinggalnya sih kayaknya nggak tinggal di sana lagi. Karena perlu waktu untuk diperbaharui, diperbaiki dulu. Karena sudah rapuh nggak mungkin ditempati. Kayu-kayunya sudah rapuh, jadi harus diperbaiki dulu. Paling sama anak-anak sementara cari kontrakan di luar,” kata Pipik.

“Paling bersih-bersihin kan, butuh proses lama untuk membersihkan, di atas juga sudah pada item barang-barang juga nggak bisa dipakai,” katanya.

Sementara waktu Pipik menempati rumah sahabatnya, penyanyi Rossa. Namun hanya sampai akhir tahun saja, karena akan ada orang yang menempati rumah tersebut. Dia siap-siap akan segera mencari kontrakan baru.

“Saat ini sih tinggal di rumahnya Rossa. Cuma memang sampai Desember saja. Kebetulan rumahnya juga mau ada yang ngontrak, kemaren kosong, jadi ditempati tapi nanti Desember. Kita harus lagi jadi anak jalanan, jadi kontraktor, kontrak sana kontrak sini itu nikmatin aja,” katanya sambil tersenyum.

Polisi telah menjalani pemeriksaan dengan memeriksa 5 orang saksi yang dianggap mengetahui kejadian. Selanjutnya tinggal menunggu jadwal sidang dari Kejaksaan Jakarta Selatan.

Sementara itu, Sandy Arifin, selaku kuasa hukum Pipik Dian Irawati mengungkapkan kalau polisi sudah membuka police line yang selama ini dipasang di rumah tersebut. Pipik sudah bisa mulai melakukan bersih-bersih dan beraktivitas kembali.

“Kita sudah janjian sama Kasat Reskrim untuk membuka police line yang mana sampai saat ini tadinya kita mau bikin reka ulang bersama kejaksaan tapi ternyata dari pihak kejaksaan tidak perlu lagi. Kami bersama Umi dan penyidik akan membuka police line agar Umi bisa melakukan kegiatan di rumahnya kembali,” kata Sandy.

(kpl/nol)