DDS hadiahkan Tabungan untuk 15 Pedagang Berkomitmen Pada Penutupan Pembinaan Program Garendong

Penutupan Program Pembinaan Garendong DDS pada Minggu lalu.

Penutupan Program Pembinaan Garendong DDS pada Minggu lalu.

Advertisements

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Tanpa terasa, Program Garendong telah genap berjalan setahun penuh. Program pemberdayaan ekonomi Dompet Dhuafa Singgalang untuk wilayah Payakumbuh-Limapuluh Kota ini diharapkan telah dapat berjalan secara mandiri untuk kedepannya.

Program Garendong, merupakan program pemberdayaan ekonomi yang terwujud atas kerjasama DDS dengan mitra media CIMB Niaga Syariah. Bertujuan untuk memberi bantuan dana bergulir bagi para pedagang keliling untuk mengembangkan usahanya.”

Minggu (24/5), penutupan pembinaan Garendong diresmikan melalui acara yang melibatkan Tim Dompet Dhuafa Singgalang yakni Branch Manager, Musfi Yendra, dan Manager Pemberdayaan, Riko Onki Putra. Tak lpa mendatangkan Direktur Pemberdayaan Program Dompet Dhuafa dari Jakarta, dr. Imam Rulyawan.

Dan dihadiri Mitra kerjasama DDS, CIMB Niaga, serta perwakilan Pass TV Payakumbuh, yang telah menjadi Sponsor Garendong I DDS.

Acara dilaksanakan di Pelataran Pass TV Payakumbuh, tepatnya pukul 16.00 sore, sehingga para peserta garendong dapat mengikuti acara ini sepulang dinas harian mereka dari berdagang keliling.

Bentuk pembinaan yang dilaksanakan mulai dari pembinaan manajemen praktis keuangan, motivasi pengembangan usaha, peningkatan keagamaan, hingga peninjauan langsung ke pasar.

“CIMB Niaga Syariah berkomitmen menggunakan dana-dana sosial untuk mengembangkan potensi ekonomi daerah. CIMB Niaga Syariah juga siap membantu para pedagang yang butuh pembiayaan yang lebih besar untuk mengembangkan usahanya,” tutur kepala Cabang CIMB Niaga Syariah Padang, Edwin, dalam sambutannya.

Pada acara tersebut, dibuka rekening tabungan untuk 15 orang pedagang garendong yang berkomitmen.

“Ini merupakan bentuk apresiasi bagi pedagang Garendong yang berkomitmen mengikuti pelatihan dan rutin dalam pengembalian, DDS memodali pedagang dengan pembukaan buku tabungan dengan saldo mulai dari Rp.200.000,- hingga Rp.400.000,-“tutur Musfi.

Menurut dr. Imam, program Garendong ini sangat besar pengaruhnya dalam menggerakkan perekonomian Payakumbuh dan 50 Kota. Transaksi yang mencapai milyaran rupiah setiap harinya terjadi berkat adanya garendong. Potensi sebesar ini harusnya menjadi konsentrasi pemerintah untuk menguatkan ekonomi masyarakat.

“Bersyukur CIMB Niaga Syariah bersedia mengalokasikan bantuannya untuk penguatan ekonomi masyarakat. Semoga kedepannya, para pedagang yang dibantu semakin berkembang, dan CIMB Niaga Syariah juga semakin mengingkatkan kepedulian terhadap komunitas pedagang kecil,” harap dr. Imam.

“Kami menyiapkan pula jalur-jalur bantuan pembiayaan bagi pedagang garendong yang ingin mengembangkan usaha, juga sipa untuk memberikan konsultasi dan diskusi untuk pengembangan usaha maupun keagamaan bagi peadgang garendong meski program pembinaan telah selesai,” tutup Riko.
(nisa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*