DDS Konsisten Jalankan Program Pemberdayaan Kreatif

DD-Raih-Penghargaan

Advertisements

Jakarta, PADANGTODAY.COM-Kembali menoreh prestasi,Dompet Dhuafa sebagai lembaga kemanusiaan terkemuka di Indonesia berhasil meraih penghargaan sebagai Indonesia Middle-Class Brand Champion 2015 dalam kategori lembaga amal zakat, infaq, sodaqoh nasional, yang digelar di Jakarta, Kamis (11/6).

Indonesia Middle-Class Brand Champion (IMBC) 2015 merupakan ajang dimana apresiasi diberikan kepada pemegang dan pemilik merk yang mana merknya diakui terbaik serta terpercaya di kelas menengah bedasarkan survei “Perilaku Kelas Menengah dan Scorecard Index 2015”.

Ikhwan Alim, selaku panitia acara menjelaskan, ada tiga karakteristik kelas menengah. Pertama adalah knowledge ability, social connection(melek teknologi informasi), dan resource atau daya beli yang berlebih. Tiga karakteristik inilah yang yang menjadi tantangan dalam menggarap segmen kelas menengah.

Ada beberapa jenis segmen pasar, salah satunya adalah kelas menengah. Masyarakat yang termasuk di dalam kelas menengah adalah mereka yang berpengeluaran dua hingga US$ 2-20 sehari (versi Asian Development Bank/ADB). Pengeluaran tidak hanya berupa barang konsumtif atau hiburan tetapi juga dalam bentuk amal.

“Penghargaan ini diberikan pada perusahaan yang mampu menggarap segmen kelas menengah dengan baik. Dalam hal ini Dompet Dhuafa berhasil menciptakan awarness dan hubungan dengan muzaki”, ungkapnya.

Penghargaan yang diraih Dompet Dhuafa berdasarkan hasil survey pada masyarakat kelas menengah pada sembilan kota besar di Indonesia periode Maret hingga April 2015.

Menanggapi hal ini, Branch Manager Dompet Dhuafa Singgalang, cabang Sumatera Barat, Musfi Yendra menjelaskan, bahwa kepercayaan yang timbul ditengah masyarakat juga dikarenakan prinsip yang digagas internal yaitu ‘Salurkan Zakatnya, Konkrit Programnya, Jelas Laporannya’, yang menumbuhkan daya tarik masyarakat untuk memilih lembaga ini sebagai penyaluran donasi.

Sebab, lewat Dompet Dhuafa, penyaluran dari donasi yang dihimpun jelas secara rinci lewat program pemberdayaan ekonomi dan pendidikan yang kreatif bagi masyarakat kelas ekonomi menengah kebawah. Dan penyaluran ini menjadi sumber produktivitas dari masyarakat penerima manfaat itu sendiri.

“Sebagai lembaga amil pertama dan tertua di Indonesia, sudah sepatutnya Dompet Dhuafa memberikan teladan yang baik ditengah kehadiran lembaga baru yang kian menyita perhatian masyarakat. Kami harus senantiasa konsisten mengadakan program kreatif demi membangun kemashlahatan umat dari donasi yang diamanahkan lewat kami,” pungkas Musfi. (Erni/Nisa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*