Dekranasda Kembali Gelar Payakumbuh Fashion Week 2016

Henny Riza Falepi dan perwakilan fashion desainer dilaunchingnya Payakumbuh Fashion Week 2016 pada bulan Mei mendatang di Kota Payakumbuh

Henny Riza Falepi dan perwakilan fashion desainer dilaunchingnya Payakumbuh Fashion Week 2016 pada bulan Mei mendatang di Kota Payakumbuh

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Iven bertaraf nasional, Payakumbuh Fashion Week (PFW) kerjasama bareng Dekranasda dengan Dinas Koperasi UMKM Industri Perdagangan Payakumbuh, kembali digelar di Medan nan Bapaneh Taman Wisata Ngalau Indah, 5-8 Mei 2016. Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Barat Ny. Hj. Nepi Irwan Prayitno, telah memukul gong, tanda telah diluncurkannya kegiatan bergengsi itu.

Launching PFW 2016 itu, berlangsung di Hotel Pengeran Beach Padang, Sabtu (20/2). Usai memukul gong, tanda dimulainya persiapan PFW, Ketua Dekranasda Payakumbuh Ny. Dr. Henny Yusnita Riza Falepi,  menyerahkan satu paket tenun Balaipanjang kepada Ketua Dekranasda provinsi, Ny. Nepi Irwan Prayitno dan puluhan  desainer yang ambil bagian dalam PFW. Tenun Balaipanjang  yang sudah memasuki pasar nasional ini, akan menjadi bahan dasar yang akan dibawakan oleh 140  model nasional dan Sumatera Barat pada PFW nanti.

Sebelumnya, pada iven Jakarta Fashion  Week (JFW)  2015,  songket dan tenun Balaipanjang, juga telah diperkenalkan desainer dan para model terkenal di ajang JFW dimaksud. Terakhir, tenun Balaipanjang kembali dipromosikan Intan  Aletrino, peraih gelar runner up 2  Puteri Indonesia yang juga dinobatkan sebagai  Puteri Pariwisata Indonesia 2016.

Keterangan Ketua Dekranasda Payakumbuh Ny. Henny Yusnita Riza Falepi, di Balaikota Payakumbuh, Selasa (23/2), kegiatan PFW tersebut mendapat dukungan penuh Ketua Dekranasda Sumatera Barat Ny. Nepi Irwan Prayitno.

Dalam acara yang dihadiri seluruh ketua dekranasda kota/kabupaten se-Sumatera Barat dan Kepala Dinas Perindustrian Sumatera Barat serta pelaku usaha fashion, Ny. Nepi  menilai, iven PFW ajang yang tepat untuk memajukan dunia fashion dan industri kerajinan daerah. “Saya akan dukung sepenuhnya dan meminta keterlibatan seluruh dekranasda daerah mendukung iven ini,” tegas Ny. Nepi dikuti ketua Dekranasda Ny. Henny Yusnita.

Dikatakan, gelar acara PFW itu sudah dimulai sejak 2013 dan 2014. Tahun 2015 sempat absen, karena  persoalan teknis. Tahun ini, kembali digelar, dalam rangka mempromosikan tenun khas Payakumbuh, milik penrajin Kelurahan Balaipanjang di Kecamatan Payakumbuh Selatan. Tenun dan songket Balaipanjang ini, juga telah dipakai oleh Ibu Negara Ny. Hani Susilo Bambang Yudhoyono, saat melakukan kunjungan sewaktu peresmian fly over kelok sembilan.

Lewat PFW nanti, baik Ketua Dekranasda Ny. Henny dan Kepala Dinas Koperindag Dahler, optimistis tenun Balaipanjang makin dikenal diseantero Tanah Air dan mampu bersaing dengan pasar internasional. Pihak Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia (APPMI) Sumbar, dipimpin perancang nasional Fomalhout Zamel, sudah merangkul 15 perancang terbaik di Indonesia, Malaysia, Filipina dan dari Jerman,  untuk ambil bagian dalam PFW nanti.

Di antara desainer terbaik itu, adalalah Ronal Moreno dari Batam, Rico Bije Reybonde (Pekanbaru), Lia Mustafa (Yokyakarta), Deden Siswando (Jakarta), De Irma, Yonk Richardo dan Fomalhout Zamel (Padang), Rex Nacdao (Filipina), Arma Custure (Malaysia) dan  Helmut B (Jerman). Kemudian, juga ada perancang tuan rumah Payakumbuh yang sudah menasional, Berry Mirsha dan  Ikhsan Warna, Riko Keket (Solok) dan Ressidona (Bukittinggi).(rel/dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*