Di Depan Menteri Tenaga Kerja, Wabup Ferizal: Limapuluh Kota Diisi Potensi SDM

Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan berfoto bersama usai kunjungan kerja di Kota Padang, Jumat (17/6) malam.

Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan berfoto bersama usai kunjungan kerja di Kota Padang, Jumat (17/6) malam.

Advertisements

Padang, PADANG-TODAY.com-Upaya pembangunan lapangan kerja dan pelatihan komptensi bagi para tenaga terampil terus digeber Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan. Limapuluh Kota sebagai salah satu daerah terbesar di Sumatera Barat diyakini sangat kaya potensi SDM, sehingga bisa diberdayakan untuk meningkatkan daya saing daerah menghadapi persaingan ekonomi global.

Hal itu disampaikan Wabup Ferizal Ridwan, kepada Menteri Tenaga Kerja M Hanif Dakhiri, ketika melakukan kunjungan kerja Safari Ramadhan di Kota Padang, Jumat (17/6) malam.

“Limapuluh Kota, diisi potensi sumber daya manusia. Kami punya ribuan anak nagari yang bisa dilatih untuk berkompetensi,” kata Ferizal dalam sebuah diskusi terbatas bersama M Hanif di Hotel Bumi Minang.

Selain menyampaikan usulan pemanfaatan kompetensi anak nagari untuk menunjang peningkatan ekonomi daerah, kepada Menteri yang juga kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ferizal turut menyosialisasikan upaya yang sudah dijalankan Pemkab Limapuluh Kota. Salah satunya membangun kerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Payakumbuh, terhadap program kompetensi berbasis pelatihan teknik.

Ferizal menyebut, pemberian pelatihan teknik dan keterampilan bagi anak nagari merupakan wujud investasi jangka panjang. Upaya pelatihan teknik dasar yang sudah dijalankan Ferizal, menyasar ke beberapa nagari, antara lain Nagari (Persiapan) Ulu Aia, Harau, Nagari Gunuang Malintang, serta Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

Jumat siang, sebelum menemui Menaker M Hanif, Ferizal bersama Kepala BLK Payakumbuh Daswing juga membuka pelatihan menjahit terhadap belasan anak usia produktif dari berbagai daerah. Disamping pelatihan teknik, pemerintah selanjutnya akan mencari inovasi dalam bentuk modal usaha, agar bisa membuka lapangan kerja.

Para anak nagari berusia produktif baik pencari kerja atau yang ingin membuka usaha baru terus dituntut menguasai tiga kompetensi dasar. Di antaranya, karakter, upaya peningakatan daya saing, serta ilmu komunikasi.

‚ÄúDisamping menyiapkan dukungan dalam bentuk anggaran, kita juga terus memberi dorongan ke masyarakat. Lapangan kerja ibarat pasar. Kami ingin, Pusat ikut membantu setiap program kami di daerah,” pintanya.

Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dakhiri mengungkapkan, pemerintah saat ini juga telah memiliki cara untuk mengatasi permasalahan ketenagakerjaan dengan mengembangkan tiga pilar sumber daya manusia berbasis kompetensi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing TKI.

Menurut Menaker ketiga pilar tersebut adalah pertama, standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI) yang telah memenuhi standar di dunia usaha/industri. Kedua, pelatihan berbasis kompetensi yang dilakukan oleh lembaga pelatihan kerja milik pemerintah, swasta. Ketiga, sertifikasi kompetensi oleh lembaga sertifikasi profesi yang telah mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Selain Wabup Ferizal Ridwan dan beberapa kepala daerah, safari Ramadhan itu dihadiri langsung Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Rektor Universitas Negeri Padang Prof Dr Ganefri, Ketua PKB Sumatera Barat, Febby Dt Banso, serta para stake holder terkait.(rel/Dodi Syah Putra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*